[Hoaks] 25 Maret 2020 Bali Lockdown Akibat Virus Corona

Rabu, 25 Maret 2020, 11:47 WIB
Oleh Redaksi Net24Jam

Denpasar, DelinewstvBeredarnya informasi melalui media sosial yang menyebutkan pada tanggal 25 Maret 2020 Bali akan di lockdown. Dalam Informasi tersebut juga menyebutkan Pemerintah Provinsi Bali sudah memutuskan menutup semua penerbangan domestik dan internasional dari dan ke Bali akibat virus corona tersebut.

Faktanya, bukan akibat virus corona atau Covid-19 penutupan seluruh bandara dan semua aktivitas masyarakat Bali. Hal itu dilakukan karena Hari Raya Nyepi, yang jatuh pada 25 Maret.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Bali, Dewa Made Indra yang memastikan bahwa informasi tersebut palsu alias hoaks. Beliau mengatakan bahwa terkait kegiatan pada tanggal 25 Maret 2020 memang akan ada penutupan Bandara dan semua aktivitas di Bali karena kaitannya dengan hari raya Nyepi, dimana sehari penuh masyarakat Bali tidak akan melaksanakan aktivitas mulai dari penerbangan tutup, toko tutup, masyarakat pun tidak bepergian dan bekerja.

"Jadi, Provinsi Bali menghentikan semua aktivitas diluar rumah pada tanggal 25 Maret 2020 karena akan merayakan hari raya Nyepi, bukan karena rencana lockdown terkait Virus Corona," jelas Dewa Made Indra, Sabtu (14/3/2020) lalu.

Gubernur Bali Imbau Masyarakat Tetap di Rumah Usai Nyepi
Masyarakat Bali akan merayakan Hari Raya Nyepi pada Rabu (25/3/2020). Nyepi akan berlangsung mulai pukul 06.00 Wita hingga pukul 06.00 Wita pada Kamis (26/3/2020).

Gubernur Bali I Wayan Koster meminta masyarakat tetap berada di rumah. Melalui surat imbauan yang ditujukan kepada seluruh masyarakat Bali Nomor 45/Satgascovid19/III/2020 tertanggal 23 Maret 2020 yang dikeluarkannya, Koster meminta masyarakat agar tetap melakukan aktivitas di dalam rumah pada Kamis 26 Maret 2020.

(Rd)

TerPopuler