Pemprov DKI Jakarta Perpanjang Status Darurat Corona Hingga 19 April

Sabtu, 28 Maret 2020, 18:11 WIB
Oleh Bern
Foto : Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan terkait rapid rest tenaga medis. Foto: Dok. Pemprov DKI

Delinewstv Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat total positif COVID-19 di Indonesia menjadi 1.155 kasus. Ada penambahan konfirmasi pasien positif sebanyak 109 kasus baru per hari ini.  Dari 1.155 kasus itu, 102 meninggal dunia dan 59 sembuh sementara 994 dalam perawatan.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan masih ada penularan di tengah masyarakat. "Pasien yang sembuh bertambah 13 kasus, sementara yang meninggal bertambah 15 kasus," imbuhnya dalam konferensi pers di Graha BNPB di Jakarta, Sabtu (28/3).

Kasus tertinggi masih terdapat di DKI Jakarta 627 kasus. Anies Baswedan Gubernur Provinsi DKI Jakarta dalam keterangan persnya di Balaikota, Jakarta pada Sabtu (28/3) memperpanjang status darurat wabah virus corona (Covid-19)

"Status tanggap darurat akan diperpanjang dari 5 April menjadi 19 april. Artinya, kegiatan bekerja dari rumah untuk jajaran pemerintahan daerah atau yang bersifat Aparatur Sipil Negara, bekerja dari rumah," ucap Anies dalam keterangan persnya.

Status tanggap darurat yang diperpanjang otomatis akan berimbas dengan kegiatan belajar mengajar para siswa di Ibu Kota. Pemprov DKI juga menghimbau penutupan sejumlah wisata yang dikelola Pemda DKI.

"Kita mengimbau kepada masyarakat tetap tinggal di rumah. Kecuali untu kegiatan esensial, seperti membeli barang pokok. Selain dari itu, mohon di rumah saja. Bekerja dari rumah dan beribadan dari rumah," ucap Anies.

Anis juga menghimbau agar warga DKI khususnya yang masuk dalam status Orang Dalam Pantauan (ODP), Pasien Dalam Pantauan (PDP), maupun yang telah positif terpapar virus Corona untuk tidak pulang kampung.

"Fasilitas kesehatan di Jakarta meski terbatas, relatif lebih tersedia. Jadi saya harap kita semua mengambil sikap bertanggung jawab pada diri masing-masing," ucap Anies.

TerPopuler