Rahasia Hantavirus Virus Hewan Pengerat

Rabu, 25 Maret 2020, 10:26 WIB
Oleh Bern

Delinewstv - Hantavirus adalah Bunyavirus, dimana urutan Bunyavirales dibagi menjadi dua belas keluarga, kecuali untuk Arenaviridae, Hantavirus memiliki genom yang terdiri dari tiga segmen RNA indra negatif, beruntai tunggal dan diklarifikasikan sebagai Virus RNA indera negatif.

Bunyavirales lainnya umumnya adalah virus yang ditular melalui Arthropoda. Hantavirus sendiri diduga ditularkan ke manusia terutama melalui inhalasi ekskreta hewan pengerat aerosol, atau gigitan hewan pengerat.

‘ Menurut para ilmuwan, seseorang dapat tertular Hantavirus ketika menyentuh urine, kotoran atau air liur tikus yang kemudian menyentuh hidung atau mulut mereka ’.

Peromyscus maniculatus/tikus rusa (RodentFancy.com)

Gejala Hantavirus

Gejala Hantavirus umumnya sulit terdeteksi.

Menurut informasi yang digali, gejal penyakit ini berkembang antara 1 hingga 8 minggu setelah terpapar urine segar, kotoran atau air liur dari tikus yang terinfeksi.

Gejala awal yang dirasakan berupa rasa kelelahan dibarengi demam dan nyeri otot terutama pada kelompok otot besar yakni, paha, pinggul, punggung dan juga bahu.

Penderita juga akan mengalami sakit kepala, pusing, kedinginan, masalah perut seperti mual, muntah, diare, dan sakit perut, dan gejala selanjutnya 4 hingga 10 hari penderita merasakan sesak nafas dan batuk.

Pencegahan

Basmi tikus ataupun minimalkan kontak dengan tikus di rumah, lingkungan ataupun di tempat kerja.

Dari hasil penelitian menyebutkan, bahwa banyak orang yang terjangkit HPS disebabkan karena sering berhubungan dengan tikus dan kotorannya di sekitar rumah ataupun lingkungan kerja.

Jaga hidup bersih, dan jangan biarkan tikus – tikus membuat sarang di sekitar rumah tempat tinggal.

TerPopuler