Serangan Covid-19, Angka Kematian Rentan Pada Pria dan Faktor Usia

Jumat, 27 Maret 2020, 04:06 WIB
Oleh Bern
Foto Ilustrasi Pasien
Delinewstv - Meski semakin banyak pasien yang sembuh, risiko kematian masih menghantui. Berdasarkan data Worldometers, risiko kematian akibat infeksi corona berbeda-beda berdasarkan kategori usia dan jenis kelamin. Risiko paling tinggi dialami oleh lansia yang berusia di atas 80 tahun

Kelompok lansia selanjutnya yang rentan meninggal akibat corona yakni kelompok umur 70-79 tahun dan 60-69 tahun


"Seseorang yang berusia 80-an memiliki risiko yang cukup tinggi untuk tidak meninggalkan rumah sakit jika dirawat karena Covid-19," kata Michael Mina, Asisten Profesor Ilmu Penyakit Menular dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Harvard T. H. Chan di Amerika Serikat, dikutip dari WebMD.com.




Menurut Direktur Bagian Penyakit Infeksi dari University Alabama, Jeanne Marrazzo, penyakit infeksi virus corona dan pneumonia memiliki efek yang lebih buruk pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah.


Tingkat kematian akibat virus corona baru (COVID-19) pada pria lebih tinggi dibandingkan dengan pada wanita, demikian data di berbagai negara menunjukkan.


Selain kondisi kesehatan yang secara umum buruk dan kebiasaan seperti merokok dan minum minuman keras, yang dapat merusak paru-paru, di kalangan pria, sejumlah pakar terkemuka mengatakan kepada Xinhua bahwa pengaruh hormon terhadap respons kekebalan tubuh kemungkinan juga memainkan peran penting dalam fenomena ini.

Ketika berbicara dalam taklimat harian yang digelar di Gedung Putih, Dr. Deborah Birx, Direktur Gugus Tugas COVID-19 Gedung Putih, mengatakan sebuah laporan dari Italia menunjukkan bahwa tingkat kematian pria dari hampir seluruh kelompok usia lebih tinggi dibandingkan wanita. Dia menyebut fenomena itu sebagai "tren yang meresahkan."


Menurut otoritas kesehatan Italia, pria menguasai 58 persen dari seluruh 13.882 kasus COVID-19 di negara tersebut antara 21 Februari hingga 12 Maret, serta 72 persen dari 803 kematian yang dilaporkan.


Pasien pria yang terjangkit COVID-19 dan dirawat di rumah sakit 75 persen lebih mungkin meninggal dibandingkan pasien wanita yang menjalani perawatan serupa.

Sebuah laporan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China mengindikasikan bahwa tingkat mortalitas di kalangan pria yang dikonfirmasi terinfeksi COVID-19 sekitar 65 persen lebih tinggi dibandingkan tingkat kematian di kalangan wanita.

Pria cenderung memiliki lebih banyak penyakit terselubung, seperti hipertensi, penyakit jantung, dan penyakit paru-paru kronis, menurut Global Health 50/50, sebuah institut penelitian yang mempelajari ketidaksetaraan gender di bidang kesehatan global.

"Meski sejumlah faktor lain yang dapat memicu infeksi parah, seperti riwayat merokok dan penyakit jantung, juga berbeda pada pria dan wanita, sistem imun diketahui berfungsi dengan cara yang berbeda pada tubuh keduanya (pria dan wanita)," papar Susan Kovats, ahli imunologi dan mikrobiologi dari Yayasan Penelitian Medis Oklahoma (Oklahoma Medical Research Foundation)


Sumber :
Bisnis.com
Katadata.co.id

TerPopuler