Anggota DPRD Medan Minta Polrestabes Medan Tindak Oknum SPSI Amplas.

Minggu, 05 April 2020, 06:40 WIB
Oleh Amsari


Medan, Delinewstv - Menerima kiriman video dari masyarakat atas perlakuan oknum SPSI yang menghambat bongkar muat pengiriman minyak goreng ke gudang Alfa Midi Jl. MG Manurung no. 8 A, belakang Trakindo Medan Amplas beberapa waktu yang lalu memicu reaksi keras dari anggota DPRD Medan Drs.Wong Chun Sen Tarigan M.Pd.B.

Pihak kepolisian, baik itu Polrestabes maupun Poldasu segera menindak oknum anggota SPSI tersebut, yang dengan sengaja menghambat proses bongkar muat satu kontainer berisi minyak goreng. Sebab mereka membuat peraturan sendiri, dimana apabila pihak SPSI yang melakukan pembongkaran, maka pihak Alfamidi harus membayar uang sebesar 1,5 juta per perkontainer.

"Padahal minyak goreng tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, padahal minyak merupakan salah satu sembako yang harus ada di situasi pandemi virus Corona saat ini.Dan bahan itu juga untuk kebutuhan masyarakat didalam menyambut bulan Ramadhan nantinya," ucap Wong kepada wartawan Delinewstv, Sabtu (4/4/2020).

Kejadian tersebut juga mendapat tanggapan dari mantan anggota DPRD Medan Drs. Herri Zulkarnain Hutajulu yang juga seorang pengusaha. Saat di hubungi wartawan melalui telepon selular, menurutnya oknum SPSI tersebut jangan menghalangi proses bongkar muat minyak goreng yang akan diantar ke supermarket Alfamidi serta meminta upah bongkar muat di luar batas kewajaran.

Menurut Herri, ditengah gelombang serangan pandemi virus Corona ini saja pengusaha bisa bertahan itu sudah bagus, apalagi ditambah arogansi oknum SPSI yang main patok harga bongkar muat. Dan kalau tak dikasih sesuai harga yang diminta (dinego), maka bongkar muat tidak di izinkan oleh oknum SPSI tersebut

" Oleh sebab itu, pihak kepolisian harus bertindak untuk tegas menertibkan orang-orang yang berbuat semena-mena kepada para pengusaha golongan menengah, apalagi barang yang akan disuplai merupakan salah satu sembako yang di butuhkan masyarakat menjelang Ramadhan dan Hari Raya nanti" jelas Herri.

Reporter : Amsari

TerPopuler