Aulia Rahcman - Oknum Kepsek SD N Jangan Sunat Gaji Guru Honorer.

Senin, 27 April 2020, 14:52 WIB
Oleh Amsari

Reporter : Amsari

Medan, Delinewstv - Ditengah masa pandemi virus corona, aspek pengawasan memang harus tetap dilakukan oleh Pemerintah Kota Medan bersama lembaga Legislator dalam hal penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Sebenarnya bukan penggunaan dana BOS saja yang harus diawasi, tetapi pembayaran hak para guru honor berupa gaji harus juga di perhatikan. Terutama gaji guru honor yang mengajar di Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kota Medan yang disunat oleh oknum kepala sekolah ditempatnya mengajar.

"Jangan sampai gaji honorerpun yang tidak seberapa menjadi santapan para oknum kepala sekolah yang nakal, sementara ditengah virus Covid-19 ini tingkat pereonomian mereka semangkin memprihatinkan," hal ini yang dikatakan Ketua Komosi II DPRD Medan H.Aulia Rahcman SE kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (27/4/2020).

Apa yang dikatan oleh Politisi Partai Gerindra ini berdasarkan laporan masyarakat yang berdomisili di Kecamatan Medan Area. "Dimana pada salah satu SD Negeri yang muridnya berkisar 200 orang, ada guru honornya menerima gaji tidak sesuai dengan daftar gaji yang ditanda tangani alias disunat," jelasnya.

Sementara itu, sambung Aulia, kalau mengacu pada intruksi menteri pendidikan, bahwasanya lima puluh persen dana BOS bisa digunakan untuk pembayaran gaji guru honorer tersebut.

Jadi tidak ada alasan bagi kepala sekolah SD Negeri yang ada di Kota Medan untuk memperlambat pembayaran gaji guru honor tersebut, sehingga menambah beban hidup mereka. Terkhusus para oknum kepala sekolah diwilayah Kecamatan Medan Area ini, yang masih melakukan praktek pungli berupa pengutipan uang pemberkasan.

"Ya kalau mau dikenakan uang administrasi silahkan, tapi jangan dipatok besaran uangnya. Sama kita ketahui bahwa kehidupan merekapun pas-pasan. Jadi pabila hal ini masih terus berlanjut, saya pastikan komisi II DPRD Medan akan melaksanakan sidak ke sana," tegas Aulia

TerPopuler