Dari Sisi Administrasi Saya Salah, Aulia Rahcman : Tapi InI Semua Saya Lakukan Demi Masyarakat.

Kamis, 23 April 2020, 04:37 WIB
Oleh Amsari

Reporter : Amsari

Medan,Delinewstv - Ketua Komisi II DPRD Medan H.Aulia Rachman SE mengklarifikasi inisiasi pengurus ranting Partai Gerindra Kelurahan Mabar, Medan Deli, ketika melayangkan surat bantuan sembako yang ditujukan ke perusahaan-perusahaan dengan berkops surat Komisi  II DPRD Medan dan menggunakan stempel partai.

"Saya akui, dari sisi administrasi ini salah. Saya juga sudah minta maaf ke DPC Partai Gerindra Medan," kata Aulia Rachman saat ditemui wartawan di kediamannya Jl.Platina Raya Komplek Deposito Medan Deli, Rabu (22/04/2020).

Atas kesalahan yang dilakukan pengurus ranting itu, kata Aulia, dirinya langsung menarik kembali seluruh surat permohonan bantuan sembako yang tujuannya akan disalurkan kepada masyarakat  terdampak Covid-19.

"Langsung kita tarik. Saya sempat kesal juga. Malam itu juga saya cari pengurus ranting. Tapi sampai hari ini gak ketemu. Anggota saya tidak ada koordinasi ke saya apalagi soal penggunaan stempel partai," katanya.

Aulia memang mengetahui adanya inisiatif pengurus ranting untuk melayangkan surat bantuan sembako yang ditujukan ke perusahaan-perusahaan, agar secara sukarela membagikannya ke masyarakat miskin terdampak corona. Aulia justeru menyetujuinya karena inisiasi pengurus ranting atas permintaan masyarakat.

"Kalau untuk kepentingan masyarakat, tidak ada alasan bagi saya untuk tidak menyetujuinya. Hanya saja saya akui dari sisi administrasi tentu salah, karena surat itu berkops Komisi II DPRD Medan dan stempel partai," katanya.

Menurut Aulia, pihak perusahaan justeru tidak menolak atas surat bantuan sembako tersebut dengan mengeluarkan dana CSR-nya.
"Sebab mereka (perusahaan-red) ini mengeluh dan mengakui kalau selama ini dimintai upeti oleh pihak-pihak yang tidak jelas," katanya.

Banyaknya desakan masyarakat yang meminta agar Partai Gerindra Medan Deli menyurati perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kecamatan agar mengeluarkan dana CSR-nya pada situasi Pandemi Corona, kata Aulia, seharusnya menjadi sinyalemen bagi lembaga legislatif untuk berperan aktif dalam menggunakan kewenangannya.

"Legislatif harus punya sikap dalam menyahuti keluhan rakyat. Jangankan ketua Komisi II, kalau saya ketua DPRD, langsung saya teken jika ada surat untuk menyahuti keluhan masyarakat," tegasnya.

Aulia tidak ingin kondisi ini dimanfaatkan pihak-pihak tertentu sebagai ajang mencari keuntungan secara politis. Apalagi dikait-kaitkan dengan 'chos' seperti kata yang ada dalam surat permohonan bantuan itu.
"Ini (chaos-red) sebenarnya warning bagi semua pihak. Siapa bisa jamin jika wabah Covid-19 ini tak kunjung berakhir. Jadi ini harus cepat diantisipasi," katanya.

TerPopuler