Dikabarkan PM Inggris Boris Johnson Dilarikan ke Rumah Sakit

Selasa, 07 April 2020, 09:35 WIB
Oleh Bern
Foto : Perdana Menteri Inggris Boris Johnson

London, Delinewstv – Gagal meredakan gejala virus corona (covid-19), Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dilarikan ke rumah sakit pada Minggu (5/4) waktu setempat.

Johnson menjalani karantina mandiri di kediamannya sejak 27 Maret lalu, selanjutnya menjalani tes lebih lanjut ke rumah sakit untuk mencegah peningkatan gejala penyakit tersebut.

Lewat konferensi video kepada publik, Ianya mengumumkan positif mengidap corona dengan gejala ringan, Jumat (3/4) dan mengatakan akan terus tinggal di rumah karena suhu badannya yang masih saja tinggi terus-menerus.

Carrie Symonds istrinya yang sedang hamil dikabarkan juga sempat mengidap penyakit asal Wuhan China itu. Perempuan itu kini dinyatakan pulih dari gejala Covid-19 walaupun belum diuji lagi oleh tim medis.

Johnson adalah salah satu pemimpin dunia paling terkenal yang mengidap corona.

Informasi yang dirilis dari stasiun TV Sky News yang dikutip dari AFP, Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock, telah kembali bekerja pada Jumat lalu, setelah sepekan menjalani karantina di rumah menyusul pengumuman hasil tesnya yang positif mengidap Covid-19. Penasihat Kesehatan Inggris, Christopher Whitty, juga menunjukkan gejala yang sama.

Hancock pada Minggu (5/4/2020) kemarin menggambarkan PM Johnson dalam kondisi yang baik. “Semangatnya bagus. Dia sangat memegang kendali,” ungkap Hancock kepada stasiun TV Sky News, dikutip AFP, Senin (6/4/2020).

Kabar PM Johnson masuk rumah sakit muncul di saat Ratu Inggris Elizabeth II menyampaikan pidato kenegaraannya tadi malam, waktu London. Dalam pidatonya, ratu berusia 93 tahun itu memberi semangat kepada bangsanya agar pantang menyerah dalam menghadapi wabah Covid-19.

“Kita akan sukses (memerangi wabah ini) dan kesuksesan itu akan menjadi milik kita semua,” kata sang ratu dalam pidato yang direkam di Kastil Windsor, sebelah barat London, Minggu (5/4/2020).

Kepala negara yang sudah menduduki tahta Kerajaan Inggris selama 68 tahun itu juga memberikan harapan kepada semua orang yang terkena dampak pandemi global, yang kini telah menjangkiti lebih dari 1,2 juta penduduk dan membunuh lebih dari 68.000 orang di seluruh dunia.

Ratu Elizabeth II juga berterima kasih kepada para pegawai layanan kesehatan dan petugas di garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Dia juga memuji tanggapan masyarakat terhadap wabah tersebut.

“Bersama-sama kita menangani penyakit ini, dan saya ingin meyakinkan Anda bahwa jika kita tetap bersatu dan teguh, kita akan mampu mengatasinya,” ucap Ratu Inggris.

(Gugun M)

TerPopuler