DPRD Kritik Pemko Medan Terkait Petugas Puskesmas Pakai Jas Hujan Pengganti APD

Jumat, 03 April 2020, 23:10 WIB
Oleh Redaksi Net24Jam

Medan, DelinewstvMendapatkan laporan bahwasanya petugas Puskesmas Kecamatan Polonia yang menggunakan jas hujan sebagai pengganti alat pelindung diri (APD), membuat anggota DPRD Kota Medan Habiburrahman Sinuraya angkat bicara. Dia pun mengkritik Pemerintah Kota (Pemko) Medan terkait hal tersebut.

"Senin kemarin saya dapat laporan dari kepala Puskesmas Polonia bahwa mereka menggunakan jas hujan sebagai pengganti APD," ujar Habiburrahman, Jumat (3/4/2020).

Ia mengatakan kepala puskesmas meminta dirinya menyampaikan ke Pemko Medan mengenai persoalan ini. 

Habiburrahman menyampaikan belum ada gerakan dari Pemko Medan usai peristiwa tersebut yang disampaikannya lewat pimpinan DPRD.

"Sudah saya sampaikan ke Pemko Medan, termasuk melalui pimpinan DPRD soal ini. Tapi belum ada gerakan juga," tuturnya.

Dirinya mempertanyakan penggunaan anggaran Pemko Medan untuk menanggulangi Corona senilai Rp 100 Miliar. 

Habiburrahman kemudian mengkritik kebijakan pengadaan lahan pemakaman khusus pasien Corona yang dibuat Pemko Medan.

"Ini pemko kan kurang tepat. Masa mereka membesarkan soal sudah menyiapkan pemakaman pasien Corona yang di Simalingkar itu, seakan semua yang kena Corona ini akan mati. Harusnya Pemko bicaranya soal penambahan ruang isolasi bagi pasien Corona untuk penyembuhan, bukan malah kuburan seakan semua akan mati," jelasnya.

Dia juga mengkritik rencana Pemko Medan memberikan beras secara langsung kepada masyarakat. Dia menilai Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution menggunakan dana penanganan Corona untuk pencitraan menjelang Pilkada.

"Ini pemko mau bagi-bagi beras untuk masyarakat. Mekanismenya juga belum jelas. Ya maunya ini jangan jadi ajang pencitraan bagi Plt Wali Kota Medan, walaupun pilkada diundur tapi harusnya jangan dijadikan ajang pencitraan," pungkasnya.

(Rd/Dtk)

TerPopuler