Jepang Akan Hibahkan Obat Bagi Pasien Covid-19 di Indonesia

Minggu, 12 April 2020, 15:46 WIB
Oleh Redaksi Net24Jam
  Ilustrasi

Jakarta, DelinewstvPemerintah Jepang berkomitmen untuk menghibahkan obat Avigan kepada sejumlah negara prioritas, termasuk Indonesia

Hal itu dilakukan sebagai wujud solidaritas dan kemitraan dalam mengatasi wabah virus corona (Covid-19).

"Pemerintah Jepang berkomitmen untuk menghibahkan obat Avigan kepada sejumlah negara prioritas, termasuk Indonesia," sebagaimana telah disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Jepang, Motegi Toshimitsu, pada 7 April lalu.

Tak hanya Pemerintah Jepang, ternyata India juga telah sepakat untuk meningkatkan kerjasama dengan Pemerintah Indonesia, antara lain melalui pengadaan obat-obatan yang dibutuhkan untuk penyembuhan pasien terpapar Covid-19. 

Untuk mendorong kerja sama bahan baku obat dengan India, Menlu RI secara khusus membahas dukungan Pemerintah India tersebut dalam pembicaraan telepon dengan Menlu India, Subrahmanyam Jaishankar.

Menindaklanjuti arahan Menlu RI, KBRI Tokyo dan KBRI New Delhi telah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait di Jepang dan India guna memfasilitasi realisasi kerjasama pengadaan obat-obatan dimaksud, baik dalam kerangka G to G maupun B to B.

Kerja sama antara Kementerian Luar Negeri, Perwakilan RI di India, Badan POM dan Kementerian BUMN telah menjembatani pengadaan sejumlah obat dalam kerangka B to B dan memastikan pengiriman dapat dilaksanakan di tengah pembatasan pergerakan manusia dan barang.

Selain itu, KBRI Tokyo juga telah memfasilitasi pembentukan kerja sama antara produsen obat Avigan Fujifilm dengan Kimia Farma, yang telah ditunjuk Kementerian BUMN untuk kerja sama pengadaan obat Avigan dari Jepang.

Pengiriman fase 1 obat Avigan dari Jepang dalam kerangka G to G dan B to B tersebut diharapkan dapat terlaksana dalam pada bulan April ini.  

Adapun kerjasama tersebut meliputi yaitu, Dexa Medica (Indonesia) dengan IPCA Laboratories (India) untuk Chloroquine Phospate, IMEDCO (Indonesia) dengan Srini Pharmaceuticals dan Cadilla Healthcare (India) untuk Hydrochloroquine Sulphate (HCS), Indo Farma (Indonesia) dengan Mylan Laboratories dan Hetero Labs Limited (India) untuk Oseltamivir, dan Kimia Farma (Indonesia) dengan IPCA Laboratories (India) untuk Oseltamivir. Saat ini kerjasama B to B pengadaan obat-obatan tersebut dalam tahap proses pengiriman.

Menlu RI mengapresiasi kerjasama ini dan berharap agar kemitraan bersemangatkan rasa solidaritas dan kemanusiaan ini dapat terus ditingkatkan dan dikembangkan oleh banyak negara sebagai upaya bersama mengatasi wabah Covid-19.

(Rid)
Sumber : Humas Sekretariat Kabinet RI.

TerPopuler