Mahalnya Vitamin C Dipasaran, Afif Minta Aparat Segera Lakukan Investigasi

Kamis, 09 April 2020, 14:16 WIB
Oleh Amsari

Reporter : Amsari

Medan, Delinewstv - Untuk mengetahui harga vitamin C yang mengalami kenaikan di pasaran, sebaiknya aparat yang berwenang segera melakukan pengecekan atau investigasi, apakah ada permainan pihak ketiga di pasaran atau ada oknum penimbunan di Medan.

Hal itu dikatakan Ketua Fraksi Nasdem DPRD Medan Afif Abdillah kepada wartawan melalui seluler, Rabu 8 April 2020. Menurutnya, selain masyarakat mengalami mahalnya membeli vitamin C, dirinya juga mengalami hal yang serupa..

Bukan itu saja, alat pendeteksi suhu badan seperti termometer juga mengalami kenaikan harga yang drastis. “Aparat yang berwenang di Pemko Medan Medan, sebaiknya segera melakukan pengecekan ke lapangan soal vitamin C dan alat kesehatan termometer yang mengalami lonjakan harga,” ucap Afif.

Merebaknya wabah virus corona (Covid-19) di Medan Sumatera Utara, membuat berbagai produk vitamin C yang dianggap mampu menjaga imunitas tubuh hilang dari pasaran dan harganya naik.

“Harga vitamin C melonjak di Medan sampai 100%,” kata Bu Neli salah seorang pembeli vitamin C. Termometer sebagai alat pengukur suhu badan, harganya juga naik di apotek. “Biasanya kalau sudah naik harga, tak lama mulai hilang. Kalau sudah begitu menjadi tambah sulit,” keluh Bu Neli.

Kembali Afif mengingatkan, untuk itu perlu dicek oleh petugas-petugas yang berwenang, apakah ada penimbunan atau memang ada kenaikan dari produsen.
“Kalau tidak ada kenaikan harga dari produsen atau distibutor, maka perlu ditelusuri toko obat dan apotek-apotek apa penyebab naiknya harga, sehingga menyusahkan warga,” tutur Afif politisi partai Nasdem ini.

Harga vitamin C di Medan kemarin, merk Enervon-C satu paket isi 4 tablet sebelumnya Rp 5.500,- sekarang menjadi Rp 10.000, Super Etercy isi 4 tablet Rp 6.000 menjadi Rp11.000. Sedang vitamin C IPI malah langka di pasaran. Kalau pun ada harganya pastilah mahal.

“Pemerintah harus peduli soal ini, mencari tahu apa yang sesungguhnya terjadi, agar bisa ditegur dan didisiplinkan pihak-pihak  yang membuat kenaikan harga secara signifikan seperti itu,” tambah Afif.

TerPopuler