Presiden Joko Widodo Soroti Perbedaan Data Corona Nasional dan Daerah

Senin, 13 April 2020, 12:34 WIB
Oleh Bern
Presiden RI Joko Widodo (Ist)

Jakarta, DelinewstvPresiden Ri, Joko Widodo menyoroti perbedaan data pasien corona yang disajikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan pemerintah daerah (pemda).

Hal tersebut disampaikannya saat  membuka rapat terbatas bersama jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju lewat telekonferensi pada Senin (13/4/2020), agar masyarakat tidak dibuat bingung. 

Jokowi meminta semua data dari kementerian maupun pemda bisa terintegrasi secara baik di Gugus Tugas sehingga data yang disajikan mudah dipahami masyarakat dan seragam.

"Saya minta semua data dan informasi terkait pasien corona bisa jelas dan terdata secara baik," kata Jokowi.

Jokowi juga meminta data-data yang disajikan meliputi perkembangan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), pasien positif, pasien sembuh, dan pasien meninggal dunia. Dia mendorong agar data tersebut diperbarui setiap hari.

"Dan ke depan harus lebih terpadu," kata Jokowi.

Jokowi juga berharap setiap hari dilakukan tes PCR minimal terhadap 10.000 spesimen agar penelusuran pasien positif corona semakin cepat. Menurutnya hal itu didukung pengadaan 18 alat tes PCR oleh Kementerian BUMN dan jumlah laboratorium yang mencapai 29 lokasi di seluruh Indonesia.

Baca Juga : Bupati Simalungun Dinilai Nyatakan Kebohongan (Hoax) Covid-19. Warga Gang Inpres Rambung Merah Keberatan.

(Gugun Mrp)

TerPopuler