Tiongkok Ancam Boikot Australia Jika Lakukan Investigasi Soal Covid-19

Selasa, 28 April 2020, 02:13 WIB
Oleh Redaksi Net24Jam
Fhoto (Ilustrasi) : Bendera Australia dan Tiongkok

Sydney, DelinewstvDuta Besar (Dubes) Tiongkok untuk Australia Cheng Jingye dikabarkan memperingatkan Pemerintah Australia. Ancaman tersebut muncul setelah Australia akan melakukan investigasi seputar penyebaran virus corona (Covid-19).

Beredar kabar Cheng juga mengancam bahwa Tiongkok (China) dapat mendorong boikot yang memungkinkan tidak ada lagi warga China bepergian dan belajar di Australia. 

Menurutnya, Pemerintah Tiongkok pun dapat menekankan agar tidak membeli ekspor utama Australia, termasuk daging sapi dan anggur.

Melalui the Australian Financial Review, Cheng menegaskan dorongan Australia untuk penyelidikan merupakan langkah berbahaya. Upaya ini pun diduga tidak akan gagal untuk mendapatkan daya tarik. 

"Menggunakan kecurigaan, tuduhan, atau perpecahan pada saat kritis seperti itu hanya dapat merusak upaya global untuk memerangi pandemi ini," kata Cheng.

Dijelaskannya, pendidikan merupakan industri ekspor terbesar ketiga Australia, sementara Tiongkok menjadi penyumbang peserta didik terbesar di Australia. Tiongkok juga merupakan mitra dagang terbesar Australia.

Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt menyampaikan, penyelidikan independen dilakukan untuk kepentingan Australia dan dunia. 

"Kami telah melihat 3 juta orang terinfeksi dan lebih dari 200 ribu nyawa hilang sehingga tentu saja harus ada tinjauan independen," ujar Hunt kepada Australian Broadcasting Corp.

(Rd/Rep)

TerPopuler