TKI Gelap Asal Malaysia Berhasil Diamankan

Senin, 27 April 2020, 14:36 WIB
Oleh Gugun Marpaung

foto pengaman para TKI

Tanjung Balai, Delinewstv
- Berdasarkan hasil informasi dari tim dilapangan bahwa sebanyak 20 orang tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal berhasil diamankan oleh Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Tanjung Balai Asahan Lantamal I, Koarmada I (26/4/2020).
Pengamanan tersebut berlangsung pada hari Minggu dini hari di Tanjung Siapi-api, Asahan, Sumatera Utara.

Keterangan dari Kepala Dinas Penerangan Lantamal I Letda Laut (S) TNI Mega Patinurjaya mengatakan, saat ditemukan, para TKI diangkut menggunakan kapal nelayan jenis sampan dari Malaysia dan melakukan perjalanan tanpa dilengkapi dokumen resmi. Dari hasil pemeriksaan, 20 orang TKI ilegal tersebut menuju Kuala Leidong di Kabupaten Labura dan ingin kembali ke daerah asal mereka yakni Batubara, Langkat dan Aceh.

Saat ini para TKI ditangani oleh Kantor Imigrasi dan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tanjung Balai. Seketika itu juga para TKI akan menjalani proses lanjutan termasuk karantina.

Ungkapan dari Komandan Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Asahan Letkol Laut (P) Dafris Datuk Syahrudin, sebelumnya Tim F1QR Lanal TBA mendapatkan informasi dari masyarakat.

"Sekitar pukul 01.30 WIB, tim mengamankan kapal nelayan yang dicurigai dan langsung melaksanakan penangkapan terhadap kapal nelayan tersebut. Selanjutnya diperiksa dan dibawa ke Posmat Bagan Asahan, Lanal TBA guna pemeriksaan lanjutan," kata dia.

Selanjutnya para TKI juga menjalani pemeriksaan kesehatan,  pengukuran suhu badan dan penyemprotan cairan disinfektan kepada barang bawaan maupun kapal yang digunakan. Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi penyebaran virus corona (Covid-19). Dikerenakan para TKI tersebut datangnya dari Malaysia yang juga daerah terjangkit virus corona.

Dari hasil pemeriksaan, bahwa 20 TKI ilegal yang diamankan terdiri dari 13 laki-laki dan 7 perempuan, termasuk 1 balita. Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, para TKI dinilai dalam kondisi baik.

TerPopuler