Dampak Covid-19 : Bupati Tambanan Mendonasikan Gaji & Hasil Pertanian

Minggu, 03 Mei 2020, 18:17 WIB
Oleh Gugun Marpaung

Tambanan, Delinewstv - Aksi sosial yang dilakukan Bupati Tabanan Ni Puti Eka Wiryastuti, berkomitmen mendonasikan seluruh gajinya untuk menanggulangi dampak wabah virus corona (Covid-19) di daerah yang dipimpinnya.

Dimusim pandemi Covid-19 mewabah di Tabanan, sangat luas dampaknya, termasuk aspek sosial, ekonomi dan kesehatan. Wiryastuti mengatakan, komitmen tersebut bukan lagi masalah kepemimpinan, tetapi masalah kemanusiaan.

“Dalam kondisi pandemi seperti ini, kita harus sekali menguatkan rasa empatikita. Silakan gunakan seluruh gaji saya sebagai kepala daerah untuk masyarakat khususnya di Tabanan" kata Wiryastuti dalam keterangan tertulisnya, (3/5/2020). Bukan hanya gaji lho... sebagai kepala daerah, Bupati Tabanan juga menyumbangkan hasil pertanian miliknya untuk membantu rakyatnya yang telah mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

Yayasan yang dipimpin Eka Wiryastuti, yakni Yayasan Ekalawya, diketahui dirinya juga tengah sibuk membuat paket sembako yang akan dibagikan kepada masyarakat miskin maupun para pekerja yang terdampak pandemi Covid-19, dan memberikan paket stamina kepada Satgas dan para PMI.

Keterangan dari Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Tabanan, Dewa Ayu Sri Budiarti mengatakan, niat Bupati Wiryastuti menyumbangkan seluruh gajinya itu muncul atas inisiatif sendiri.

“dan 100 persen gaji Ibu Bupati langsung diserahkan ke dompet peduli Covid-19 dan ini juga ide beliau. Di mana semua ASN juga ikut menyumbang dan dinas sosial yang akan mengelola,” kata Ayu Sri.

Penjelasan Ayu Sri, Bupati yang juga putri kandung ketua DPRD Bali, Adi Wiryatama itu mengatakan, dirinya mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tabanan juga untuk peduli bersama-sama menangani Covid -19 dengan cara membuka Dompet Peduli penanganan Covid-19 Kabupaten Tabanan melalui Rekening Bank BPD Bali No. 01202. 22.09051-8. Dalam penanganan krisis yang disebabkan pandemi Covid-19 ini, menguras anggaran dan biaya yang tidak sedikit. Apalagi banyak masyarakat yang terdampak, baik secara sosial, ekonomi maupun kesehatan.


(Red/Inews)

TerPopuler