DPRD Medan Sesalkan Pungli Yang Dilakukan Oknum Kepling

Sabtu, 09 Mei 2020, 17:17 WIB
Oleh Amsari
.
Habiburrahman Sinuraya
Medan,Delinewstv - Sekretaris Komisi I DPRD Kota Medan, Habiburrahman Sinuraya menyebut dirinya kerap mendapat informasi terkait masih adanya praktik pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oknum kepala lingkungan (Kepling) ketika membantu masyarakat dalam mengurus dokumen administrasi kependudukan.

Untuk itu, ia mendesak  Camat, Lurah serta Inspektorat melakukan upaya pencegahan agar praktik pungli bisa diminimalisir.

"Kemarin saya mendapat informasi bahwa salah satu kepling di Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat meminta uang Rp300 ribu untuk mengurus E-KTP, padahal itu gratis. Perlu dilakukan upaya pencegahan," katanya, Sabtu (9/5/2020).

Ditengah pandemi wabah covid-19 ini, Habib meminta agar praktek pungli dihilangkan. Dimana masyarakat sudah tertekan secara ekonomi, jangan lagi dibebankan hal seperti itu.
"Kalau kedapatan langsung ganti aja keplingnya. Mereka kan digaji untuk melayani masyarakat, bukan malah menambah beban masyarakat," tegasnya.

Politisi Partai Nasdem ini menyarankan, kedepannya masyarakat mengurus dokumen administrasi kependudukan langsung ke Kantor Kecamatan. Atau melalui sistem online yang disediakan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan.

TerPopuler