Rajuddin Sagala, S.Pd.I - Kepling Pungli Diberi Teguran Dan Kembalikan Uang Yang Diterimanya.

Sabtu, 09 Mei 2020, 16:28 WIB
Oleh Amsari

Reporter : Amsari

Medan,Delinewstv - Viralnya oknum Kepala Lingkungan 5, Kelurahan Sei Agul Kecamatan Medan Barat di berbagai media yang diketahui telah meminta sejumlah uang kepada warganya untuk mempercepat pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) telah menjadi perhatian banyak pihak. Selain memalukan, ulah oknum Kepling 5 yang diketahui bernama James Situmorang menunjukkan bobroknya perekrutan Kepala Lingkungan di Kota Medan saat ini.

Seperti yang dungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H.Rajuddin Sagala, S.Pd.I yang menyatakan sangat menyayangkan ulah oknum Kepling 5 diKelurahan Sei Agul. Yang tidak menunjukkan jati dirinya sebagai pengayom bagi warganya. Karena memanfaatkan jabatannya untuk mencari keuntungan pribadi.

"Seharusnya Kepling dapat memberikan kemudahan dan membantu warganya disaat  kesulitan. Seperti membantu pengurusan administrasi warganya (KTP dan KK), dan bantuan berkas yang bersumber dari pemerintah secara adil dan transparan. Apalagi melihat situasi saat ini seluruh masyarakat sedang kesulitan akibat adanya wabah Virus Corona, yang membuat banyak orang kehilangan pekerjaan," ucap Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kota Medan tersebut.

Kembali Rajuddin menjelaskan, Kepling saat dilabtik dan ditugaskan tentunya sudah mengetahui lebih dahulu apa tupoksinya. Dan apa alasan sehingga dirinya disetujui untuk diangkat menjadi Kepling pada lingkungannya. "Jabatan Kepling itu merupakan amanah dan sebagai ujung tombak Lurah dan Camat di pemerintahan kota Medan," terang Rajuddin ketika dikonfirmasi wartawan, Sabtu (9/5/2020).

Bila Kepling ingin mendapat simpatik dari warganya, berbuatlah yang terbaik.
"Seharusnya Kepling 5 tersebut harus malu. Bukan malah melakukan pembelaan untuk mencari pembenaran atas dirinya. Toh warga yang menjadi korban juga sudah mengetahui dan menunjukkan bukti yang disepakatinya dengan kepling. Harusnya Kepling mengembalikan saja sisa uang yang mungkin sudah dia terima dari warga, dan meminta maaf. Ini lebih baik dari pada harus bersembunyi dibalik pembelaan diri yang  akhirnya banyak orang lain mengetahuinya," ketusnya.

Masalah ini sudah viral dibeberapa media, kita berharap adanya tindakan tegas dari pemerintah kota Medan dalam hal ini Lurah dan Camat untuk memberikan sanksi atau teguran terhadap Kepling tersebut. "Bukan hanya teguran saja, uang yang sempat diterima kepling 5 dari warganya itu bisa dikatan pungli. Dan harus dikembalikan, karena sejak awal warganya juga sudah tidak iklas memberikannya. Warga bisa saja membawa masalah tersebut keranah pidana jika mau, karena sudah termasuk pemerasan," sebut anggota DPRD Kota Medan dari Dapil 1 ini.

Untuk memberikan efek jera dan menjadi contoh bagi para kepling lainnya, Rajuddin Sagala meminta ketegasan dari aturan (perda Kepling). sehingga, wajah kota Medan semakin baik kedepannya. "Kita juga pastinya akan memperjuangkan hak-hak kepling, namun kepling juga dalam bertugas haruslah dapat menjadi pengayom yang baik bagi warganya," harap Rajuddin.

TerPopuler