Abdul Latif : Copot Lurah Pekan Labuhan

Senin, 29 Juni 2020, 19:28 WIB
Oleh Amsari

Reporter : Amsari

Labuhan, Delinewstv - Anggota Komisi I DPRD Kota Medan Abdul Latif Lubis, MPd., kembali menanggapi keluhan warga yang menilai Lurah Pekan Labuhan Khairun Nasir tidak hiraukan aspirasi para warganya.

Sangat diesalkan, perilaku Lurah tersebut yang tidak kooperaktif dengan warga Pekan Labuhan.
"Saya selaku Anggota Legeslatif sangat heran melihat pengangkatan Kepala Lingkungan (Kepling) di lingkungan 23 Kelurahan Pekan Labuhan. Hampir 6 bulan sudah terjadi kekosongan jabatan Kepling di daerah tersebut," ucap Abdul Latif kepada wartawan melalui via WhatsApp, Senin (29/6/2020).

Menurutnya, soal pengangkatan Kepling tersebut, warga sudah mengikuti prosedur yang berlaku.
"Warga sudah mengajukan calon-calon Kepling ke pihak Kelurahan dan Kecamatan dan hingga saat ini belum ada tindakan yang nyata dari Lurah Pekan Labuhan maupun Camat Medan Labuhan," ujar Politisi Partai PKS Kota Medan ini.

Abdul Latif kembali menjelaskan, akan lemahnya kepemimpinan Camat Medan Labuhan Rudy Asriandy. Yang dinilai telah menghambat perkembangan demokrasi di Kelurahan Pekan Labuhan.

"Padahal warga menginginkan adanya Kepling 23 Kelurahan Pekan Labuhan, agar dapat mempermudah kepengurusan administrasi kependudukan dan program-program Pemko Medan dapat terealisasi dengan baik," pungkas Abdul Latif.

Tak hanya di lingkungan 23, persoalan Kepala Lingkungan, warga Kelurahan Pekan Labuhan di lingkungan 25 juga mengeluhkan hal yang sama. Dimana Pemko Medan agar mengangkat Kepala Lingkungan sesuai aspirasi masyarakat.

Sehubungan dengan itu, Abdul Latif Lubis kembali memaparkan, bahwa masyarakat setempat sudah menyampaikan tentang sulitnya aspirasi warga diterima oleh Lurah Pekan Labuhan.

"Di lingkungan 25 Kelurahan Pekan Labuhan, warga setempat juga mengeluhkan dan meminta agar Kepala Lingkungan segera diganti sesuai dengan aspirasi masyarakat," imbuhnya.

Dia menyebut, sungguh sangat menyedihkan, ketika isu-isu yang berkembang di lingkungan 23 Kelurahan Pekan Labuhan, beredar kabar terkait lambatnya pengangkatan kepala lingkungan di daerah itu, dipicu adanya oknum wartawan yang juga ingin menjadi kepala lingkungan.

"Selentingan kabar yang saya terima, oknum wartawan tersebut memaksakan diri untuk menjadi Kepling kendati tidak sepenuhnya didukung warga. Lebih sedihnya lagi, saya mendengar isu, jika dia tidak diangkat menjadi Kepling, oknum wartawan itu akan membuka ke publik keburukan-keburukan Lurah tersebut," papar Abdul Latif.

Selain itu, Abdul Latif mengemukakan keluhan warga, bahwasannya Lurah Pekan Labuhan Khairun Nasir saat dijumpai warga di Kantor Kelurahan Pekan Labuhan jarang berada ditempat.

"Hal ini menambah rentetan negatif bapak Khairun Nasir selaku Lurah Pekan Labuhan, diantaranya warga sulit menjumpai Lurah mereka dan bapak Khairun Nasir pun tidak berdomisili di Kelurahan Pekan Labuhan dan keluhan lainnya dari warga," cetusnya.

Oleh sebab itu, sambung Abdul Latif, berdasarkan keluhan warga, dirinya meminta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan agar secara khusus memberikan pembinaan kepada Kepala Kecamatan (Camat) Medan Labuhan Rudy Asriandy.

Ia menambahkan, Lurah Pekan Labuhan selain dinilai tidak hiraukan keluhan warga, Lurah tersebut sudah menjabat selama 10 tahun lamanya.

"Karena terkesan tidak peduli dengan keluhan dan aspirasi masyarakat, serta dinilai dapat menghambat suksesi program Pemko Medan. Atas nama masyarakat, kami meminta kepada Pemko Medan untuk mencopot Lurah Pekan Labuhan," Tandas Abdul Latif.

TerPopuler