Anggota Komisi I DPRD Medan, Sahat Simbolon : Camat Abaikan Pengaduan Warga dan Melindungi Kepling Bermasalah Pecat Saja.

Jumat, 19 Juni 2020, 22:18 WIB
Oleh Amsari

Reporter : Amsari

Medan,Delinewstv - Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Medan, Sahat Simbolon, ST sangat menyayangkan atas informasi yang dia dapatkan, dimana diketahui Camat Medan Denai tidak mau peduli atas pengaduan maupun keluhan warganya terkait kinerja Kepala Lingkungan yang kurang baik.

Sahat Menilai, Camat Medan Denai plin-plan dalam mengambil sikap ketika mendengar keluhan dari warganya tentang kinerja Kepala Lingkungan IV di kelurahan Binjai, yang diduga sudah tidak lagi bekerja menjadi pelayan masyarakat di lingkungannya. " Kepala lingkungan itu sudah disumpah bekerja untuk melayani warganya. Dia harus mampu menerima keluhan dan pengaduan warganya, untuk dia teruskan ke Lurah maupun Camat, jadi jangan lah Kepling malah berusaha untuk menipu warganya apalagi bersikap arogan. Meskipun tidak semua Kepling di pilih oleh warga, tapi Kepling bekerja untuk warganya dengan gaji yang sudah dianggarkan oleh APBD Kota Medan," terang Politisi dari Partai Gerindra kota Medan ini, Jumat (19/6/2020).

Sahat Simbolon yang kali kedua ini duduk di bangku Legislatif Kota Medan juga mengingatkan kepada para Camat yang ada di wilayah kerja kota Medan, agar  dapat bekerja melayani masyarakat dengan baik tanpa ada pilih kasih. Apalagi jika ada mengetahui kinerja bawahannya seperti Lurah dan Kepling yang tidak becus, segeralah untuk melakukan evaluasi dan jika tidak bisa dibina, lakukan kebijakan dengan mengusulkan pergantian.

" Agar ini menjadi contoh bagi daerah lain di wilayah Kota Medan. Jika diketahui juga, Camat, Lurah dan Kepling ada dugaan bermain untuk membuat masyarakatnya kecewa atas kebijakan yang diambil, Pemko Medan melalui Kabag Tapem dapat segera menindak tegas dan melakukan evaluasi. Karena kita ingin agar Kota Medan tetap kondusif dan tidak ada lagi permasalahan yang sampai berkepanjangan di unit tugas masing-masing Camat maupun Lurah," terangnya.

Masih menurut Sahat Simbolon, Camat Medan Denai harus tetap mengawasi dan memantau kinerja para Kepala lingkungan melalui laporan yang diterima dari Lurah.  " Jika ada keluhan warga seperti Lingkungan IV, sudah seharusnya Camat memanggil Lurah, Kepling beserta warga yang berseteru agar permasalahan jangan sampai berkepanjangan. Jika ditemukan kesalahan oleh Kepling, dan jika kesalahan tersebut tidak lagi dapat ditolerir, Camat harus tegas dan pecat kepling IV tersebut lalu ganti dengan Kepling yang benar-benar mampu bekerja melayani warganya dan membantu Lurah serta Camat. Jangan membantu namun merugikan warganya, ini sudah tidak benar," ketus Sahat.

Permasalahan antara Camat Medan Denai dan Kepling IV Kelurahan Binjai, menurut Sahat Simbolon seharusnya dapat segera diselesaikan dengan memanggil pihak-pihak yang bertikai dengan mendatangkan tokoh masyarakat setempat. Camat Medan Denai, Ali Sipahutar jangan malah buang badan dan terkesan tidak peduli. Ini tentunya akan menambah kecuriagaan warga kepada Camat Medan Denai, apalagi diketahui Kepling IV sering meminta sejumlah uang dengan nominal yang lumayan besar setiap melalukan pengurusan KTP, KK maupun Sertifikat Tanah warganya. Diakan sudah digaji untuk bekerja melayani masyarakat, jangan pulak masyarakat yang diolah-olah untuk kepentingan pribadi," tegasnya.

Senada dengan komentar Sahat Simbolon, anggota DPRD Kota Medan dari Dapil IV, David Roni Ganda Sinaga,SE ketika diminta komentarnya atas keluhan masyarakat di daerah pemilihannya mengatakan, jika Kepling IV kelurahan Binjai memang sudah lama tidak disukai lagi oleh warganya. Hal ini sesuai keterangan dari beberapa perwakilan di Lingkungan IV dimana menyebutkan, Kepling IV selama ini selalu arogan dan tidak pernah membela warganya ketika mendapat masalah.

" Menurut keterangan warga dan berdasarkan surat yang sudah dilayangkan warga ke Camat, Kepling IV pernah menawarkan uang Rp.1 juta untuk pengurusan akta 4 orang anak. Tentunya warga tersebut kesal dan tidak mau lagi meminta bantuan sama Kepling. dan masih banyak lagi," kata David Roni.

David Roni juga menambahkan, terkait masalah Kepling IV yang suka meminta sejumlah uang kepada warga yang ketika meminta bantuan, pernah dilaporkan ke Camat Medan Denai, Ali Sipahutar. Camat saat itu juga menganjurkan agar warga membuat surat keberatan dan kronologis sambil mengumpulkan tanda tangan. " Namun setelah semua yang diminta Camat Medan Denai dipenuhi warga, ternyata Camat Medan Denai malah memilih diam dan tidak mau lagi menanggapi permasalahan warganya tadi. Saya aja anggota DPRD menelepon Camat Medan Denai tersebut tidak digubrisnya lagi. Makanya kita menduga, selama ini bisa saja, Kepling  IV itu anak mainnya Lurah dan Camat," bilangnya.

Politisi dari Partai PDI Perjuangan Kota Medan ini juga berharap, agara Plt.Walikota Medan tidak diam hanya melihat permasalahan ini. " Plt.Walikota Medan dan Kabag Tapem, mesti memanggil Camat Medan Denai, Lurah dan Kepling. Tanyakan kenapa Camat Medan Denai tidak berani bertindak tegas kepada Kepling IV kelurahan Binjai tersebut, atau jangan-jangan sudah ada Kongkalikong yang menyebabkan munculnya Kingkong," pungkas David Roni Sinaga.

TerPopuler