Batal Berangkat, Sepi 3 Calon Penumpang Ke Padang Dibatalkan

Minggu, 21 Juni 2020, 21:06 WIB
Oleh Amsari

Reporter : Lili Suheli

KONTER check-in tiket Lion Air sepi menyusul dibatalkannya penerbangan rute Kualanamu-Padang ditengarai mahalnya biaya uji Swab sebagai salah satu syarat naik pesawat.

DeliSerdang, DeliNewstv -Tiga calon penumpang rute Kualanamu tujuan Padang batal berangkat, dengan pesawat Lion Air JT 231, Minggu (21/6) sekira pukul 14:30.

Sepinya calon penumpang ditengarai penyebab pihak maskapai membatalkan penerbangan.
Informasi dihimpun Wartawan di lokasi, ketiga calon penumpang yang dibatalkan itu sudah berada di terminal keberangkatan Kualanamu International Airport (KNIA).

Ketiganya bahkan sudah melakukan pemeriksaan dokumen perjalanan seperti surat keterangan bebas Covid-19 yang sudah diklirens pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).
Namun saat melakukan proses check-in tiket, barulah diketahui kalau penerbangan ke Padang dibatalkan.

Dengan rasa kecewa, ketiga calon penumpang, seorang di antaranya lanjut usia pulang kembali ke rumahnya.Pihak Lion Air yang coba dikonfirmasi Wartawan juga tak membantah adanya pembatalan penerbangan.

“Ya, benar dibatalkan, karena isian jumlah penumpang yang belum memadai,” katanya.
Seharusnya Lion Air mengangkut penumpang tujuan Padang seratusan.Tapi, yang ada saat ini, baru sekitar 28 penumpang.
“Nanti diberitahu kapan berangkat,” kata seorang petugas yang namanya enggan disebutkan.

Informasi lain diperoleh, salah satu faktor sepinya penumpang tujuan Padang diduga mahalnya biaya pengurusan surat bebas Covid-19 melalui uji Swab atau PCR.Untuk biaya pengurusan Swab dipatok Rp2,2 juta hingga Rp2,7 juta.

Sementara harga tiket ke Padang Rp500 ribu hingga Rp700 ribu sekali jalan.
Berbeda dengan tujuan Jakarta, Batam, Pekanbaru dan Jogya cukup dengan surat bebas Covid-19 melalui uji Rapid test.

Tapi khusus, Padang, Balikpapan, Lombok dan Denpasar Bali calon penumpang diwajibkan memiliki surat bebas Covid-19 melalui uji Swab atau PCR.

TerPopuler