Beredar Surat Poldasu Bupati Labura Jadi Tersangka di Ragukan Warga

Selasa, 30 Juni 2020, 14:49 WIB
Oleh Lili S

Labura, DeliNewstv - Beredar  informasi Bupati Labura menjadi tersangka terkait  kasus DBH PBB Labura yang saat ini ditangani Oleh Polda Sumatera Utara  beberapa kalangan Warga Kab. Labura, meragukannya.

Informasi itu beredar dikarenakan adanya Surat Ditreskrimsus Polda Sumut, sesuai dengan Nomor : S.Tap/47/VI/2020/Ditreskrimsus, Tanggal 22 Juni 2020 yang mana Nama Bupati Labuhanbatu Utara H. Khairuddin Syah Sitorus, SE ditulis menjadi tersangka.  terkait  dugaan tindak pidana korupsi penyalah gunaan biaya pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sektor perkebunan yang diterima oleh Pemkab Labura T.A- 2013-2014 dan 2015.

Kendati,  Surat Orang Nomor 1 dilabura itu menjadi tersangka sudah viral dan tersebar. hingga saat ini belum ada konferensi pers atau keterangan resmi dari  Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara. KOMBES POL Tatan Dirsan Atmaja Kabid. Humas Polda Sumatera Utara,  yang dikonfirmasi Media ini, sama sekali tidak memberikan keterangan atau jawaban,  Apakah benar Pihak Polda Sumut ada mengeluarkan Surat yang menyatakan Bupati Labura menjadi tersangka? Sewaktu pertanyaan itu dikirim melalui pesan WhatsApp-nya Tatan tidak menjawab meskipun terlihat sudah ceklis dua biru pertanda pesan sudah dibaca.

Salah Seorang warga labura yang Eggan Namanya disebut tidak betulnya mungkin itu Bupati kita jadi tersangka. ‘’Sebab kalau Bupati jadi tersangka sudah ada lah keterangannya dibuat  oleh Polda’’. Surat yang di viralkan orang yang  di Facebook tu,  entah editannya itu’’.  Cetus Warga dengan nada tidak percaya.

Lebih lanjut, perihal Informasi terkait bupati labura menjadi tersangka tersebut masih menuai tanda Tanya besar di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Labura.

Sebagian warga beralasan tidak percaya kalau bupati labura bisa jadi tersangka ialah  disebabkan. ‘’baru-baru ini Bupati Labura mendapat WTP dari BPK hal tersebut menurut warga berarti system pengelolaan keuangan Pemkab. Labura sangat bagus’’.

Media ini mengutip Pesan  dari seorang Ustadz yang mengatakan;
“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS. Al Hujurat: 6).

Dikutib dari Ibnu Katsir rahimahullah dalam Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim berkata, “Allah Ta’ala memerintahkan untuk melakukan kroscek terhadap berita dari orang fasik. Karena boleh jadi berita yangm tersebar adalah berita dusta atau keliru.”(red)

TerPopuler