Menkeu: Anggaran Belanja Selalu Jadi Temuan BPK

Selasa, 23 Juni 2020, 13:20 WIB
Oleh Gugun Marpaung

Jakarta, Delinewstv - Pidato Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa seluruh anggaran belanja di setiap Kementerian Lembaga (K/L) saat ini akan difokuskan untuk meningkatkan kinerja birokrasi yang efisien dan efektif.

Dikarenakan mengingat banyaknya temuan di lapangan beberapa K/L tidak menggunakan dana tersebut sesuai dengan kebutuhannya.

"Jadi kita berharap dengan desain reformasi anggaran ini dan terjadinya covid, kita bisa melakukan kombinasi supaya kita bisa makin efisienkan dua komponen ini yakni belanja pegawai dan barang," kata Sri Mulyani di Komisi XI DPR RI, (23/6/2020).

Selain itu Sri Mulyani mencontohkan, berdasarkan temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sering muncul banyak K/L meminta anggaran yang kemudian itu digunakan untuk diserahkan kepada masyarakat atau pemerintah daerah.


Akan tetapi pada saat diserahkan, pihak daerah tidak mau menerima karena tidak sesuai kebutuhan.

"Ini sering muncul. Umpamanya suatu kementerian buat infra, sudah jadi mau diserahkan ke pemda, tapi pemda bilang gak butuh. Ini menimbulkan satu persoalan, di bpk juga sudah disampaikan beberapa temuan mengenai berbagai belanja ke masyarakat atau pemda yang ternyata tidak sesuai atau tidak terlalu sinkron dengan kebutuhan masyarakat pemda. Sehingga ini merupakan hal yang perlu kita timbang," jelas Mulyani.

Maka dari itu, Bendahara Negara jugai meminta usulan dan persetujuan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk melakukan sistem reformasi anggaran secara nasional. Hal itu diharapkan agar birokrasi disetial Kementerian Lembaga berjalan efektif dan juga efisien.

"Karena tantangan kita denga reformasi sejak 2010 adalah kualitas belanja masih bisa diperbaiki dan sesuai dengan Presiden Jokowi terpilih periode 1 gimana buat money follow program," ungkapnya.




(red/lptn6.com)

TerPopuler