Pemko Medan Menilai Kurangnya Kesadaran Masyarakat Saat Pandemi.

Senin, 29 Juni 2020, 19:05 WIB
Oleh Amsari

Reporter : Amsari

Medan, Delinewstv - Pemko Medan menilai bahwa, meningkatnya jumlah warga Kota Medan yang positif Covid-19, termasuk korban yang meninggal dunia maupun penyaluran bantuan sosial berupa sembako kepada warga Medan yang tidak merata dan tidak tepat sasaran. Dikarenakan tingkat kesadaran dan kewaspadaan masyarakat semakin menurun.

Demikian Nota Jawaban Plt. Walikota Medan atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Medan, tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD Kota Medan tahun anggaran 2019 yang dibacakan Sekda Kota Medan Wirya Alrahman di hadapan Ketua DPRD Medan Hasyim SE, Wakil Ketua Ihwan Ritonga, Rajuddin Sagala dan Bahrumsyah di ruang Paripurna DPRD Medan, Senin (29/6/2020).

Menurut Wirya, Pemko Medan sudah menyampaikan imbauan kepada masyarakat, untuk selalu menjalankan protokoler kesehatan dengan baik. Seperti, mengenakan masker ketika bepergian keluar rumah, mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, menghindari kerumunan dan menjaga social distancing.

Selain itu penyaluran bantuan sosial dilakukan melalui kecamatan dan kelurahan serta kepala lingkungan. & quot;Terkait data penerima adalah masyarakat yang terdampak Corona dengan kriteria berdasarkan Instruksi Menteri dalam no.1/2020 butir 1 point C penyediaan soscial safetynet/jaringan pengaman sosial, antara lain, pemberian hibah bansos dalam bentuk uang dan atau barang dari pemerintah daerah secara memadai kepada antara lain individu, masayarakat yang terdampak atau memiliki resiko sosial seperti keluarga miskin, pekerja sektor informal, harian dan individu masyarakat yang memiliki resiko terdampak Covid 19 serta yang mengalami total lost.

TerPopuler