Bawaslu Minta Tambah Anggaran 4,1 Milar, Hasyim : Saya Minta Rinciannya.

Jumat, 24 Juli 2020, 15:57 WIB
Oleh Amsari
Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE
Medan,Delinewstv - Adanya permintaan penambahan anggaran yang diajukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan sebesar Rp 4,1 miliar, dengan alasan untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) menuai pertanyaan di kalangan masyarakat. Khususnya Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE yang meminta ke Bawaslu, apa saja rincian untuk anggaran yang terbilang cukup besar tersebut.

"Apalagi saat ini kondisi perekonomian Kota Medan terganggu akibat pandemi virus Covid-19,” kata Hasyim kepada wartawan, Rabu (22/7/20).

Hasyim mengakui, bahwa Bawaslu merupakan bagian dari penyelenggara pemilu. Untuk mensukseskan Pilkada 2020, sudah seharusnya tetap menerapkan protokol kesehatan. Seperti penggunaan handsanitizer, masker, sarung tangan dan lainnya.

"Dulu sebelum Covid-19, Bawaslu tidak ada menganggarkan pengadaan APD untuk Pilkada 2020. Nah, untuk sekarang ini APD memang sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan di tengah pandemi covid-19,” ujarnya.

Namun untuk tambahan anggaran Rp 4,1 miliar, pimpinan dewan ini menilai anggaran tersebut cukup besar. "Harus dilihat dulu apa saja kebutuhannya, berapa banyak petugas yang menggunakan. Mungkin juga ini untuk Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), tapi harus jelas rinckannya berapa banyak yang akan digunakan. Disini kita minta Pemko Medan mengkaji lebih dalam kebutuhan-kebutuhan seperti itu, karena banyak juga kebutuhan untuk bantuan sosial ke masyarakat yang terdampak pandemi," jelas Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan ini.

Sehari sebelumnya, Bawaslu Kota Medan sudah mengajukan tambahan anggaran ke Pemko Medan sebesar Rp 4,1 miliar untuk APD. Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu Kota Medan, Payung Harahap saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPRD Medan, di ruang Komisi, Selasa (21/7/2020). Payung juga menyebutkan, APD ini untuk 4 tahapan hingga Pilkada Kota Medan berlangsung pada Desember nanti.

Reporter : Amsari. 

TerPopuler