Berita Bohong Melalui Media Sosial Yang Perlu Diwaspadai.

Rabu, 08 Juli 2020, 13:08 WIB
Oleh Gugun Marpaung

Palembang, Delinewstv -Himbauan pemerintah melalui Dinas Informasi dan Komunikasi Sumatera Selatan minta masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial agar terhindar dari berita bohong atau hoaks.

"Saring dulu informasi sebelum dibagikan supaya dapat mencegah berita hoaks," kata Kadis Kominfo Sumsel Achmad Rizwan di Palembang, (8/7/2020).

Penjelasan beliau, sekarang ini banyak berita bohong terutama melalui media sosial (medsos) sehingga perlu waspada. Oleh karena itu hati-hati dalam membagi atau sharing berita sebelum disebar sehingga informasi yang disampaikan benar-benar akurat.

“Hati-hati dengan jempol anda! saring sebelum sharing," kata dia

Saat di Kementerian Komunikasi sudah ada alat untuk mendeteksi bahwa informasi yang disampaikan di media sosial apakah masuk kategori hoaks atau bukan.

Pihak Kominfo bekerja sama dengan berbagai stakeholder dan mengedukasi untuk menditeksi dan mencegah agar jangan sampai melakukan sharing sebelum disaring.

“Oleh karena itu kita harapkan agar bijak dalam menggunakan medsos,” ujar Rizwan.

Selanjutnya, terkait makin maraknya penyebaran berita hoaks, hal ini karena informasi itu dikemas sedemikian rupa dan seolah olah benar adanya. Bahkan informasi yang disampaikan melalui medsos tidak ada penyeleksian lagi seperti berita dari media cetak dan online yang telah terverifikasi.

Untuk itu pihaknya tetap berharap peran media mainstream untuk mencegah dan mengklarifikasi informasi yang sifatnya hoaks dan disinformasi. "Hal ini karena keakuratan berita menjadi salah satu tugas media dalam menyampaikan informasi pada masyarakat," tambah dia.

[red/rpbk.co.id]

TerPopuler