Dapat Bangunan Baru, Material Bekas Bangunan Lama Dijual

Jumat, 17 Juli 2020, 16:37 WIB
Oleh Bern

Kubu, Delinewstv – Kegiatan belajar mengajar adalah hal yang sangat penting untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dan didukung adanya gedung yang berkualitas serta bangunan sekolah agar menunjang dan menjadi sarana pendukung untuk kenyamanan dalam kegiatan belajar mengajar, seperti hal nya yang terjadi di SDN 002 Sekolah Dasar (SDN) 002 Kelurahan Teluk Merbau,  Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau tahun ini mendapatkan program DAK (Dana Alokasi Khusus) Rehab kontraktual.

tetapi ironisnya, setelah pembongkaran yang dilakukan oleh pelaksana kegiatan, aset yang sudah diturunkan berupa seng di duga langsung dijual oleh kepala sekolah. tentu hal ini perbuatan yang kurang pantas. Atas perbuatan tersebut Kepsek (kepala sekolah) dianggap melanggar Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Kepala Sekolah SDN 002, Erni Armani,S.Pd., saat disambangi awak kru Delinewstv.com di ruang majelis guru membenarkan perihal penjualan material bekas bangunan sekolah tersebut.

Di singgung kemana bekas matrial bangunan itu dijual, Kepala Sekolah SDN 002, Erni Armani.S.Pd mengaku hanya di lingkungan sekolah saja alias sama guru. Sementara dikatakannya, uang hasil dari penjualan bekas material tersebut belum terkumpul.

Ironisnya, ada keganjilan, usai diwawancarai, Kepala Sekolah SDN 002 menyampaikan pesan kepada awak kru Delinewstv agar berita ini tidak di publikasikan. Dan bekas material bangunan sekolah tersebut dijual hanya berdasarkan kesepakatan Kepala Sekolah dan majelis guru saja.

Terpisah, Kordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Kubu, Safarisna.S.Pd saat dikonfirmasi awak kru Delinewstv.com, Kamis (16/7/2020) di kediamannya mengatakan, bahwa material bekas bangunan sekolah tersebut boleh diperjual belikan pihak sekolah selagi diperuntukkan untuk kepentingan sekolah.  

Diketahui, material bangunan merupakan aset sekolah (aset negara), dan informasi yang dihimpun di lapangan, uang tersebut diperuntukkan membeli sound system sekolah.

Dalam hal ini akan menjadi perhatian buat seluruh kepala sekolah penerima program DAK baik Swakelola maupun kontraktual agar bisa mengikuti prosedur pemanfaatan aset dengan benar, Dinas terkait khususnya Disdikpora Kabupaten Rohil agar bersikap tegas untuk memberikan sanksi terhadap oknum kepala sekolah yang menyalagunakan wewenang yang mana dalam PP no 53 tahun 2010 tentang larangan PNS/ASN.


Reporter : Roni Ramadani


TerPopuler