Hasyim SE dan Ihwan Ritonga Pimpin Pembahasan Ranperda Kota Medan Tentang LPJ Pelaksanaan APBD TA.2020.

Rabu, 08 Juli 2020, 21:01 WIB
Oleh Amsari

Reporter : Amsari

Medan, Delinewstv - Rapat pembahasan Ranperda Kota Medan tentang LPJ tahun 2010 pada ruang II, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Medan Hasyim SE dan Wakil Ketua DPRD Ikhwan Ritonga, diruang Banggar gedung dewan tersebut, Rabu (8/7/2020).

Dalam pembahasan ini, dipertanyakan pelaksanaan APBD Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Medan selama tahun 2019, yang menerima anggaran 21.607 miliar. Dengan program Belanja Langsung sebesar 17.414.527.025,00 atau sekitar 80,59% dan sisanya Silpa.

Selain unsur pimpinan DPRD Medan, hadir dalam rapat ini Anggota DPRD Medan yang menjadi anggota Banggar, antara lain Dame Duma Sari Hutagalung, Renfil P Napitupulu, Afif Abdillah, Paul Mei Anton, D Edy Eka S Meliala, Abdul Rahman Nasution, Hendra DS, Dedy Aksyari Nasution, Siti Suciati. Dan juga beberapa Kepala Dinas yang diundang, diantaranya Kadis Pertanian dan Perikanan, Kadis PU, Kadis PKPPR, Kadis Kebersihan dan Pertamanan,

Diawal rapat, Paul Mei Anton mempertanyakan masalah ratusan para pegawai Dinas Pertanian yang masih belum jelas berapa upah resmi mereka ditengah pandemi virus corona saat ini.

Kadis Pertanian Ikhsar Risyad Marbun pun menjawab, bahwa para staf tersebut merupakan orang-orang yang mumpuni dibidang pertanian. Dan mereka saya rekomendasikan kepada Sekda Kota Medan untuk dipertahankan. 

"Saat ini dinas pertanian Riau saja belajar kepada kita. Dan kalau bisa anggaran untuk dinas Pertanian bisa dinaikkan pada tahun yang akan datang," ucapnya.

Pada kesempatan ini Ihwan Ritonga juga menghimbau, agar Kadis Pertanian memperbarui data 152 staf nya yang memang layak diperhatikan. " Agar gaji mereka bisa diusulkan ke Sekda Kota Medan untuk dibayar sesuai standart upah," jelasnya.

Sementara itu diruang rapat yang sama, Kadis Pekerjaan Umum Zulfansah dalam laporannya mengatakan bahwa, saat ini program kegiatan Dinas PU ada 13 kegiatan, dengan biaya 589.745.945.540,00 atau sekitar 83,28%. 

"Ada beberapa kegiatan yang tidak dilaksanakan pada tahun 2019, sebab pekerjaan ini dianggarkan pada DAk tahun 2020. Namun, kami tetap semangat mengerjakan kegiatan yang sempat mangkrak tersebut, walaupun saat itu saya masih Plt," terangnya.

Kembali Zulfansyah melanjutkan, mengenai temuan dari pihak BPK sebesar 15 miliar di Dinas PU. "Itu merupakan akumulasi dari tahun-tahun sebelum saya menjabat sebagai Plt," pungkasnya.

Menanggapi penjelasan ini, Hasyim SE merasa bangga atas kinerja positif yang diberikan oleh Zulfansyah selaku Plt Dinas Pekerjaan Umum, terkhusus diamasa pandemi ini. "Sangat besar sumbangasihnya, bisa membantu walau di tengah wabah Covid-19," jelasnya.

Dikesempatan ini Hedra DS juga mempertanyakan, kenapa Dinas PU selalu melelang pekerjaan di akhir tahun.

"Kita amati kalau pelelangan pekerjaan itu selalu bulan 10, kenapa tidak diawal bulan 3 ataupun 4. Biar gampang melihat hasil kerjanya ," tanyanya

Menanggapi pertanyaan ini, Zulfansyah kembali menjelaskan bahwa, ini semua merupakan program kerja dari Kadis yang lama. 

"Kalau untuk pelelangan pekerjaan sekarang ini akan kita laksanakan di awal atau pertengahaan bulan Maret di setiap tahunnya," ungkapnya mengakhiri.

TerPopuler