Komisi B Rekomendasikan Penambahan Saham Ke Bank Sumut Ke Bapemperda DPRD Taput Sebesar 50 M Dalam Jangka Menengah

Jumat, 17 Juli 2020, 11:45 WIB
Oleh Amsari

Sunggal, Delinewstv - Politisi Nasdem sebagai Ketua komisi B DPRD Tapanuli Utara Mangoloi Pardede, SE., rekomendasikan 50 miliar penyertaan modal ke Bapemperda, dihubungi via WA mengatakan, tujuan untuk PAD Taput ke depan supaya naik, itu tujuan komisi B, dan harus berani eksekutif dan Legislatif harus membuat terobosan demi Taput , dan ini masih tahap kita bahas di komisi dan sudah kita rekomondasikan ke Bapemperda untuk di bahas untuk selanjutnya di paripurnakan, ini adalah penambahan saham di bank sumut dari pemerintah kita, komisi B telah merekomendasikan penyertaan modal ke Bank Sumut sebesar Rp.50 Miliar untuk dibahas kembali oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda). "Rekomendasi dari komisi B sebesar Rp 50 Miliar itu  melalui keputusan bersama dengan anggota komisi B DPRD Taput,” ujarnya kepada Delinewstv jumat (17/7/2020).

Mudah-mudahan penyertaan modal sebesar Rp.50 Miliar itu dipenuhi Pemerintah Daerah (Pemkab) agar Pendapatan Asli Daerah semakin bertambah.
"Jelas, tujuannya untuk mendongkrak PAD Taput. Walaupun nantinya hanya sekitar Rp.20 Miliar seperti yang sudah diutarakan Bupati Taput Drs. Nikson Nababan, kita legowo saja. Mungkin itulah kesanggupan keuangan dari APBD kita,” kata Mangoloi.

Pemkab Taput dalam hal penyertaan modal ke Bank Sumut memang sudah jauh tertinggal dari daerah lain, tidak tertutup kemungkinan untuk tahun depan penyertaan modal itu lebih banyak. "Tergantung keuangan daerah kita,” harap Mangoloi Pardede.

Sebelumnya,  penyertaan modal ke Bank Sumut dimulai tahun 2001 hingga Maret 2020 sebesar Rp.28 Miliar. Tapi, Pemkab Taput menerima deviden dari Bank Sumut mulai tahun 2004.
Besarnya deviden yang diterima  tergantung RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham). Dengan tahun berjalan RUPS itu akan mendatangkan PAD yang signifikan untuk Tapanuli Utara.

Deviden yang sudah diterima Pemkab Taput dari Bank Sumut atas penyertaan mulai tahun 2004 hingga tahun 2019 sudah Rp.86.452.361.104.
Untuk CSR (Coorporaty Social Responbility) dari  tahun 2013 hingga tahun 2019, Pemkab Taput sudah terima  Rp.3,4 Miliar.

"Rinciannya , tahun 2013 sebesar Rp 408 Juta, tahun 2014 sebesar Rp. 1.578.649.950, tahun 2015 Rp.125 Juta, tahun 2016 sebesar Rp. 299,321.471, tahun 2017 sebesar Rp. 320.684.935, tahun 2018 sebesar Rp. 375.384.050 dan tahun 2019 Rp. 300.734.619.
Itu sudah tinggi sekali, makanya, kita berambisi untuk menaikkan penyertaan modal itu,” ujarnya dengan tegas.

Reporter : Panji.

TerPopuler