Masyarakat Tanjung Leban Ingin Calon Lama Dilanjutkan.

Rabu, 08 Juli 2020, 20:03 WIB
Oleh Bern

Setuju Komisi A DPRD Rohil Revisi Perbub Nomior 15 Tahun 2020 

Kubu, Delinewstv - Masyarakat Kepenghuluan Tanjung Leban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, melakukan diskusi ringan sesama tokoh dan masyarakat terkait Pemilihan Penghulu (Pilpeng) tahap III, Kepenghuluan Tanjung Leban tahun 2020,  Ahad (5/7) sekitar pukul 20.00 wib di kediaman salah satu tokoh masyarakat, Muhajir.

Beberapa tokoh dan masyarakat yang hadir pada saat itu membahas bahwa Pilpeng Tanjung Leban jangan sampai gagal kembali seperti penyelenggaraan Pilpeng tahap II tahun 2017 lalu.

Masyarakat mengaku kecewa akibat ke gagalan pilpeng tahun 2017 lalu selama tiga tahun 2017-2020 masyarakat menderita. Agar tak terjadi kegagalan serupa masyarakat sepakat dalam Pilpeng tahun 2020 calon yang lama melanjutkan tahapan kembali.

Disamping itu, masyarakat mendukung penuh Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rokan Hilir merevisi peraturan Bupati (Perbub) nomor 15 tahun 2020 tentang poin pasingkret. Karena masyarakat menilai akibat peraturan tersebut banyak hak demokrasi masyarakat yang terampas.

Saat diskusi, berbagai tanggapan bermunculan dari masyarakat, ada yang tetap memper tahankan calon lama. Kemudian juga ada sebagian ingin calon baru, namun berakhir diskusi masyarakat dan tokoh sepakat calon lama kembali melanjutkan Pilpeng tahap III Kepenghuluan Tanjung Leban.

"Udah capek kami selaku masyarakat menunggu selama tiga tahun ini, kami tidak mau ke gagalan tahun 2017 terulang kembali di tahun 2020 ini, kita ingin calon penghulu yang lama kembali mengikuti tahapan selanjutnya di Pilpeng tahun 2020," kata Kalsem Aminudin salah satu tokoh masyarakat Kepenghuan Tanjung Leban.

Saat ini pemerintah Kepenghuluan Tanjung Leban, telah membentuk Panitia Pilpeng tahap III, panitia juga telah melaksanakan tahapan pendataan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Masyarakat kwatir  jika Panitia melakukan penerimaan bakal calon Penghulu yang baru, tidak menutup kemungkinan Calon Penghulu yang sudah mengikuti tahapan dah bahkan sudah mengikuti tahapan di tingkat Kabupaten tinggal diam, besar kemunngkinan persimpangan akan terjadi kembali.

"Ada 7 calon penghulu tahun 2017 lalu sudah mengikuti tahapan, sesuai isi surat edaran Bupati, H.Suyatno Pilpeng Tanjung Leban di tunda. Tahun ini (2020 red) Pilpeng Tanjung Leban di lanjutkan. Kita ingin calon yang lama saja dilanjutkan tanpa pasingkret sehingga Pilpeng Tanjung leban nantinya bisa berjalan mulus," kata tokoh masyarakat lainya Muhajir.

Menurut Muhajir, dirinya dan masyarakat mendukung penuh komisi A DPRD Rohil melalukan revisi Perbub nomor 15 tahun 2020 tentang panduan Pilpeng.

"Selaku masyarakat, kami mendukung penuh revisi perbub ini, apalagi sesuai komentar komisi A DPR di media masa yang kita baca. Perbub ini cacat hukum karena bertentangan dengan permendagri nomor 112 tahun 2014 dan Perauran Daerah nomor 6 tahun 2019 ," pungkasnya.

Romi Ramadani

TerPopuler