Peduli Masyarakat, Upika Kecamatan Pekaitan Perbaiki Jalan

Rabu, 15 Juli 2020, 12:51 WIB
Oleh Bern

Pekaitan, Delinewstv - Bentuk peduli Upika Kecamatan Pekaitan Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau, terkait akses jalan lintas Pesisir Bagan Siapi- api menuju kecamatan Pekaitan dan Kecamatan  Kubu Babussalam
tepatnya di perbatasan Desa Suak Air hitam,  dan di Desa Sungai Besar tampak rusak berat.


Hingga Upika Kecamatan Pekaitan turun tangan langsung  bersama masyarakat Gotong Royong (Goro) secara penimbunan manual  menggunakana Tanah merah dan batu kerikil pada minggu pagi 12 Juli 2020.

Kondisi akses jalan pantaun Delinews tv dilapangan yang merupakan urat nadi masyarakat itu, sangat memperhatinkan  bahkan ditambah lagi beberapa hari ini diguyur hujan, jalan tersebut di genangi air hingga masyarakat pada saat melintasi jalan tersebut merasa kesulitan.

Dikatakan Kepala Desa Pekaitan Arif kepada Delinewstv melalui WhatsApp webnya, bahwa penimbunan jalan tersebut melalui tangan donatur yakni Kepala Desa se Kecamatan Pekaitan, Camat, ketua Patri, Ketua Anshor Kabupaten Rohil, Hotel lion, dan juga di tambah dari beberapa pengusaha kecil lokal Desa Sungai Besar hinga pengusaha di Batu 8.

"Ya kita dari Upika Kecamatan Pekaitan ada goro penibunan tanah merah dan batu kerikil di perbatasan Desa Sungai Besar dan Desa Suak Air Hitam bersama masyarakat," Kata Kepala Desa Sungai Besar Arif kepada Delinews tv sekira pukul 16 : 08 Wib Minggu.

Lanjutnya, penimbunan jalan yang masih dalam dilaksanakan itu atas dasar melihat masyarakat kesulitan melintasi jalan tersebut, tidak lebih lagi ketika masyarakat tiga Kecamatan yakni Kubu, Kubu babussalam dan Pekaitan. Di tambah lagi ketika ada  warga yang sakit dan harus di Rujuk di Pusekesmas atau rumah sakit Bagan Siapi- siapi tersebut tampak juga kesulitan.

" Dasar nya kemanusiaan saja, kasihan kita melihatnya karena akses jalan masyarakat itu rusak ditambah lagi ketika ada masyarakat yang sakit dari pekaitan Desa Sungai Besar, Desa kubu 1 dan juga dari Kecamatan Kubu Kuba yang harus rujuk  ke Rumah sakit Bagan Siapi- api" pungkasnya.

Tambahnya, penimbunan secara manual itu di antara dua desa, sistimnya yang diterima tidak berbentuk uang, hanya saja berbentuk material yang di terima.

"Tidak ada dana yang di terima, pada intinya siapa yang  mau nyumbang silahkan langsung di antar bantuan itu berbentuk tanah merah atau kerikil yg dibutuhkan dilokasi" imbuhnya.

Sambungnya lagi, pada intinya terkait akses jalan yang banyak di keluhkan dari masyarakat tidak boleh mengeluh dan menyalahkan siapa yang salah, perinsipnya hanya kerjanya nyata seperti yang di laksana kan saat ini penimbunan jalan.

" Tidak ada yang tidak bisa diselesaikan kalau sudah bersama sama, mengeluh dan menyalahkan tidak ada gunanya yang penting action kerja nyata berkorban dan saling memberi untuk saling membantu" bebernya.

Harapanya, semoga bantuan yang di beri oleh donatur dan sudah di dengan perbaikan jalan yang rusak itu semoga menjadi berkah.

" Semoga bantuan dari Hamba Allah SWT, menjadi berkah, dan semua ini bisa berkelanjutan dan menjadi motifasi bagi yang lain," Tutup Arif.(Romi)

TerPopuler