BPOM Melakukan Kajian Terhadap Obat Yang di Kembangkan Universitas Airlangga

Sabtu, 22 Agustus 2020, 17:46 WIB
Oleh Gugun Marpaung

Jakarta, Delinewstv - Saat ini Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) dikarenakan masih melakukan kajian terhadap obat yang di kembangkan pihak Universitas Airlangga, TNI AD dan Badan Intelijen Negara. Obat tersebut diklaim mampu menyembuhkan pasien Covid-19, sehingga BPOM tidak ingin terburu-buru mengeluarkan ijin edar terhadap obat itu.

Menurut penjelasan dari Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito, temuan obat untuk pasien Covid-19 oleh pihak Unair, TNI AD dan BIN tentunya akan mempunyai efek samping.

Lukito juga menambahkan BPOM masih melakukan pengamatan lebih lanjut untuk menentukan aspek validitas. Dikhawatirkan bahwa obat ini menurutnya termasuk dalam kategori obat keras. Oleh karena itu, menurutnya butuh waktu lebih lama untuk mencari tahu dampak dari obat tersebut.




[red/rplbk.co.id]

TerPopuler