HASYIM : Harapan Saya Warga Kota Medan Mendapat Pelayanan Kesehatan Gratis Kelas III.

Rabu, 19 Agustus 2020, 06:20 WIB
Oleh Amsari

Medan, Delinewstv - Wacana hanya dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP), seluruh warga Medan dapat pelayanan kesehatan gratis Kelas III di seluruh rumah sakit.

Hal ini dikatakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Hasyim SE, usai pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Plapon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kota Medan tahun Anggaran (TA) 2021 di gedung dewan Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Kamis (13/8/2020).

"Jadi melalui program Universal Health Coverage (UHC), semua pemilik KTP Medan secara otomatis dapat pelayanan kesehatan gratis Kelas III di ramah sakit, demikian tidak adalagi keluhan masyarakat terhadap kesehatan ini," ujar Hasyim.

Program ini lanjut, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kota Medan ini, ditampung dalam APBD Kota Medan TA 2021. Terkait R-APBD Kota Medan TA 2021, secara umum mengalami pengurangan hingga mencapai Rp 1 triliun
dari APBD tahun sebelumya.

Menurut Hasyim, banyak faktor yang menyebabkan kenapa APBD Kota Medan TA 2021 berkurang, diantaranya berkurangnya dana dari pusat, berkurangnya dana perimbangan, termasuk juga berkurangnya dana transper dari provinsi, dan berkurangnya pendapatan daerah akibat covid 19, sehingga berdampak kepada pengurangan APBD Kota Medan TA 2021.

Namun ada juga beberapa sektor yang mengalami penambahan, seperti target pajak dan retribusi yang potensial didongkrak untuk dinaikkan. Jadi semua belanja daerah, pendapatan daerah, pembiayaan daerah yang terangkum dalam KUA-PPAS R-APBD Kota Medan TA 2021 disingkronkan dan disinergikan.

"Kalau ternyata ada pos-pos yang anggarannya perlu dinaikkan, tentunya dinaikkan, sebaliknya kalau ada yang perlu dikurangi, ya kita kurangi, untuk kemudian dimasukkan kebelanja yang bermanfaat bagi masyakat," jelas Hasyim.

Karana apapun alasannya, yang namanya pendapatan harus dioptimalkan, dan semua belanja harus tepat sasaran. Dahulukan yang diprioritaskan untuk kepentingan masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur, kesehatan dan pendidikan, imbuhnya.

Reporter : Amsari

TerPopuler