Hasyim Yakin Indonesia Akan Bangkit Ketika Covid-19 Berakhir.

Selasa, 18 Agustus 2020, 19:06 WIB
Oleh Amsari

Medan, Delinewstv - 50 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo melalui virtual di gedung Paripurna DPRD Kota Medan, Jum'at (14/08/2020).

Ketua DPRD Kota Medan Hasyim SE, dalam kesempatan ini didampingi Ihwan Ritonga (Wakil Ketua), HT Bahrumsyah (Wakil Ketua), anggota dewan lainnya beserta Sekda Kota Medan Ir. Wiriya Alrahman MM, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan undangan lainnya yang fokus mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI itu.

Dalam pidatonya yang kedua ini, Presiden menyampaikan Pengantar Pemerintah Atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang APBN Tahun Anggaran 2021 Beserta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungya Pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2020-2021. Pelaksanaan Rapat Paripurna ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang berlangsung di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Sebelum Presiden Jokowi menyampaikan pidatonya, Rapat Paripurna lebih dahulu dibuka Ketua DPR RI Puan Maharani. Rapat Paripurna diikuti anggota DPR RI secara langsung maupun virtual guna mengikuti protokol kesehatan. Dalam pidatonya, Jokowi mengingatkan agar tidak lengah, sebab tantangan ekonomi ke depan semakin berat dan semakin kompleks. Dikatakannya, ekonomi dunia sedang mengalami ketidakpastian, beberapa emerging market sedang mengalami krisis, dan beberapa negara sedang mengalami pertumbuhan negatif.

Selanjutnya, Jokowi menambahkan bahwa ditahun 2020, pemerintah menyusun asumsi ekonomi makro sebagai berikut. Pertama, katanya, pertumbuhan ekonomi akan berada pada tingkat 5,3 persen dengan konsumsi dan investasi sebagai motor penggerak utamanya. Inflasi akan tetap dijaga rendah pada tingkat 3,1persen untuk mendukung daya beli masyarakat.

Kedua, lanjutnya, di tengah kondisi eksternal yang masih dibayangi oleh ketidakpastian, nilai tukar rupiah diperkirakan berada di kisaran Rp 14.400 per dollar Amerika Serikat.
Lalu yang ketiga, harga minyak mentah Indonesia (ICP) diperkirakan sekitar 65 dollar Amerika Serikat per barrel. Dengan sensitivitas yang tinggi terhadap berbagai dinamika global, jelas Jokowi, pemerintah terus memantau pergerakan harga minyak dan komoditi global.

Yang terakhir, ucap Jokowi, melalui optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam, termasuk minyak dan gas bumi. Target lifting minyak dan gas bumi di tahun 2020 diasumsikan masing-masing sebesar 734.000 barrel dan 1,19 juta barrel setara minyak per hari. ”Seluruh gambaran perkiraan indikator ekonomi makro di atas menjadi dasar dalam penyusunan RAPBN tahun 2020,” terangnya.

Usai mengikuti dan mendengarkan Pidato Presiden, Ketua DPRD Kota Medan Hasyim SE mengakui tantangan yang dihadapi ke depan cukup berat seperti yang disampaikan Presiden. Apalagi di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang masih menerpa Indonesia, termasuk Kota Medan.

“Meskipun tantangan ke depan cukup berat, namun kita selaku masyarakat Kota Medan tetap optimis, apalagi jika vaksin Covid-19 segera ditemukan dan digunakan, sehingga pandemic Covid-19 segera berakhir. Dengan demikian, perekonomian bisa bangkit kembali dan kita dapat melaksanakan pembangunan dengan cepat sehingga peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia khususnya Kota Medan juga akan tumbuh dengan pesat,” harap Hasyim.

Reporter  : Amsari

TerPopuler