Komisi IV DPRD Medan Lakukan Kunjungan ke 6 Titik Lokasi Bangunan Diduga Menyalahi Aturan.

Selasa, 04 Agustus 2020, 21:06 WIB
Oleh Amsari

Medan,Delinewstv - Ketua Komisi IV DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak (PDI-P) didampingi anggota komisi yakni Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos (NasDem), Riski Nugraha (Golkar), Dedy Aksari Nasution (Gerindra), Dame Duma sari Hutagalung (Gerindra), Hendra DS (Hanura), bersama staf komisi 4 dan juga awak media, melakukan kunjungan kerja ke 6 titik diwilayah kota Medan, Senin (4/8/2020).

Kunjungan Kerja ini dilakukan untuk menyahuti pengaduan warga masyarakat beserta laporan yang masuk ke komisi IV DPRD Kota Medan.
Pada kesempatan ini, Paul lebih memfokuskan pelanggaran Roilen, Garis Sempadan Jalan dan Bangunan (GSJ dan B) dan jumlah unit bangunan. Ada beberapa bangunan diketahui menyalahi dari gambar dan ada juga gedung yang awalnya basement namun dirubah peruntukan menjadi ruangan kantor.

"Dari hasil kunjungan kerja ke beberapa titik lokasi bangunan di ketahui ada ditemui dugaan pelangaran izin yang tidak sesuai. Kita minta agar pemilik bangunan segera mengurus kekurangan perizinan lainnya," kata Paul.

Politisi partai PDI-P ini juga menyayangkan ketidak hadiran beberapa pemilik bangunan disaat komisi IV DPRD Medan beserta Satpol PP, petugas dari DPKPPR Medan, Kepling, Lurah dan Camat berkunjung.

"Contohnya, saat kami meninjau salah satu bangunan berlantai 7 di Jalan Guru Patimpus, Kecamatan Medan Barat. Begitu juga bangunan perumahan di Komplek Bumi Asri blok F, dimana diketahui ada warga di sebelah bangunan yang keberatan tetangganya mendirikan bangunan menutupi dinding bangunan rumah milik warga tersebut," jelas Paul.

Paul juga menambahkan, untuk diwilayah komplek pertokoan dan apartemen Jati Junction (JJ)  yang berlantai 21, Paul dan Antonius D Tumanggor banyak menemukan kejanggalan. Salah satunya adalah tidak sesuainya unit bangunan, batas GSB dari gambar side plan yang diberikan kepada dinas DPKPPR kota Medan. Paul meminta agar pemilik bangunan Jati Junction segera mengurus semua kekurangan perizinan yang belum dilengkapi.

"Sebab, jika dihitung dari jumlah kekurangan perizinan yang belum dilengkapi, PAD Pemko Medan dari kompleks Juti Junction (JJ) ini jelas merugi sampai ratusan juta rupiah. Kan lumayan buat menambah PAD Pemko Medan, "tegasnya.

Sementara itu, Antonius D Tumaggor menilai, begitu banyaknya kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terjadi dari hasil kunjungan langsung komisi IV DPRD Medan di 6 lokasi bangunan yang diduga menyalahi aturan resmi yang ditentukan.

"Sangat disayangkan sekali, pengawasan dari pihak Pemko Medan dalam hal ini semua instansi terkait yang diduga lalai dengan melakukan pembiaran. Sehingga Pemko Medana kehilangan kesempatan untuk memperoleh PAD dari sektor SIMB sampai miliaran rupiah," ucapnya.

Selain itu menurut Antonius, banyak juga ditemukan bangunan yang tidak mematuhi maupun memiliki Izin Dampak Lingkungan ataupun Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantau Lingkungan Hidup (UPL). "Jika ini terus dibiarkan dan tidak diperbaiki,maka akan berefek terhadap lingkungan sekitar seperti terjadi banjir, karena berkurangnya resapan air," bilangnya.

Antonius Tumanggor juga menegaskan, atas dasar itulah sejak awal dirinya berinisiatip membentuk pansus IMB bersama teman-temannya di Komisi IV DPRD Kota Medan. Meskipun itu bertujuan untuk menaikkan PAD Pemko Medan dari sektor IMB belum mendapat restu dari beberapa pimpinan di DPRD Kota Medan.

"Dari hasil kunjungan komisi IV DPRD Kota Medan di beberapa titik lokasi tadi saja, sudah bisa kita ketahui bagitu banyak kerugian yang dialami Pemko Medan masih dari sektor IMB saja, belum dari yang lainnya," pungkas Antonius Tumanggor didampingi anggota komisi 4 lainnya.

Adapun lokasi bangunan yang dikunjungi oleh komisi IV DPRD kota Medan antara lain, Bangunan di Jalan Guru Patimpus, Bangunan di Blok F kompleks Bumi Asri, 2 lokasi Bangunan berbeda di Komplek perumahan Griya Riatur Medan, Bangunan usaha aluminium di Jalan Kapten Sumarsono, Apartemen dan Ruko Jati Junction, Bangunan di Jalan Kolam, dan Bangunan di Jalan Rahmatsyah Kecamatan Medan Area.

Reporter : Amsari

TerPopuler