Langgar Protokol Kesehatan Didenda Rp100 Ribu dan Tempat Usaha Akan Ditutup

Jumat, 14 Agustus 2020, 23:21 WIB
Oleh RDT
Sumut, Delinewstv. - Tiga kepala daerah yakni Kota Medan, Kota Binjai dan Kabupaten Deliserdang (Mebidang) menandatangani komitmen bersama (MoU) optimalisasi percepatan penanganan penyebaran Covid-19 di kawasan tersebut. Tujuannya untuk mensinkronisasi program dan kegiatan gugus tugas ketiga kabupaten/kota dengan gugus tugas Provinsi Sumut.

Komitmen bersama tersebut juga menekankan pentingnya aktivitas test, tracing, intervensi dan treatment dalam penanggulangan Covid-19 yang ditandangangi Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan, Walikota Binjai Muhammad Idaham dan Plt Walikota Medan Akhyar Nasution yang diwakili Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, yang disaksikan oleh Gubernur Edy Rahmayadi di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Jumat (14/8/2020).

Ketiga daerah (Mebidang) yang dianggap paling terdampak Covid-19 juga diminta untuk memenuhi kebutuhan dan penegakan protokol kesehatan, melakukan sosialisasi dan edukasi masif dan bersinergi dengan stakeholder.

“Poin-poin itu saya mohon bisa dipenuhi ketiga daerah ini. Bila ada yang kurang harus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, kita akan bantu. Mengapa kita fokuskan ke tiga daerah ini? Karena di tiga daerah ini penyebaran Covid-19 paling tinggi,” kata Edy Rahmayadi usai penandatanganan MoU.

Sumut dan Mebidang telah membentuk Tim Monitoring yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, masyarakat dan dunia usaha. Tim ini bertugas langsung ke tengah-tengah masyarakat untuk memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan tepat dan menindak pelanggarnya.

Pemberian sanksi ini sesuai dengan yang tertuang pada Peraturan Gubernur Nomor 32 Tahun 2020 Pasal 12. Sanksi yang diberikan kepada pelanggar dimulai dari teguran lisan, tertulis, denda atau penutupan usaha sementara bagi pengusaha.

“Bagi pelanggar tentu ada sanksinya. Pertama lisan, bila masih melanggar, teguran tertulis, masih melanggar juga denda mungkin Rp100.000 atau penutupan sementara usaha bagi pengusaha. Soal teknis sanksi nanti detailnya akan diatur lebih lanjut dengan Perbup atau Perwal,” tambah Edy Rahmayadi.

Sekarang masker ini sudah menjadi bagian dari kita, seperti baju, celana, helm bila naik sepeda motor. Tetapi, tentu untuk membuatnya menjadi bagian dalam kegiatan sehari-hari kita tidak mudah. Kita perlu mengedukasi dan menyosialisasikannya kepada masyarakat,” kata Nawal.

Gubernur Sumut melalui Plt Kadis Kominfo Irman Oemar mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi besar dalam penanganan Covid-19 di Sumut. Irman menjelaskan Covid-19 harus dilawan bersama-sama, bukan hanya pemerintah, TNI atau Polri saja untuk bergerak bersama melawan Covid-19,” terang Irman.

Reporter : RDT

TerPopuler