Plt Wali Kota Medan Harus Jeli, Antonius Tomanggor : Mungkin Camat Medan Barat dan Lurah Sei Agul Sudah Jenuh Bekerja.

Selasa, 25 Agustus 2020, 09:06 WIB
Oleh Amsari

Medan, Delinewstv - Banyaknya bangunan bermasalah di Kota Medan, membuat Antonius D Tumanggor yang merupakan Anggota Komisi IV DPRD Medan ini gerah.

"Apa kerjaan penegak Perda di Medan ini saat banyak bangunan bermasalah yang berdiri tanpa Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB)," ujar Anggota DPRD Medan Antonius D Tumanggor kepada wartawan, Senin (24/8/2020), usai mengikuti Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan ketiga tahun 2020.

Dirinya menilai, seperti ada pembiaran terhadap bangunan bermasalah di Medan.
Bangunan bermasalah, sebutnya, seperti di Jalan Karya Dame Kelurahan Sei Agul Medan Barat, yang sudah berulangkali diperingatkan Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKP2R). Namun pihak Satpol PP sepertinya belum bertindak, walaupun surat peringatan itu sudah ditembuskan ke satuan penegak Perda itu.

Disebutkannya, di sana berdiri bangunan 3 lantai di bagian depan dan 4 lantai bagian belakang serta 2 lantai basemen. Bangunan itu menyimpang dari SIMB dan Gambar Situasi Lapangan (GSL).

Hal yang sama juga terdapat pada bangunan di Jalan Setia Baru, yang tidak ada roilen, serta bangunan di Jalan Danau Limboto.

Kondisi bangunan tersebut sudah ditinjau langsung oleh Politisi Partai NasDem yang juga menjabat Bendahara IPK Medan itu ke lapangan. Terlihat banyak kejanggalan atas berdirinya bangunan yang diketahui akan dijadikan supermarket tersebut.

”Saya lihat sendiri ketika turun kelokasi, banyak yang tidak sesuai aturan atas izin yang diminta. Bangunan memanjang sampai ke Jalan Karya Dame, itu tidak sesuai dengan izinnya. Saya heran, kenapa Kepala Lingkungan, Lurah dan Camat bahkan Satpol PP diam saja atas hal tersebut,” ujar Antonius.

Biasanya, di Kelurahan Sei Agul apabila ada tumpukan pasir dan batu bata, tidak lama pihak Trantib sudah turun ke lapangan untuk memeriksa. “Anehnya, kenapa jelas-jelas ada bangunan menyalahi Perda berdiri, pemangku kepentingan di wilayah Medan Barat hanya diam dan tutup mata,” pungkasnya.

Antonius meminta Plt Wali Kota Medan, harus jeli melihat atau mengevaluasi kinerja bawahannya. "Seperti Camat Medan Barat ataupun Lurah Sei Agul yang tidak bekerja maksimal atau sudah jenuh, segerakan saja diganti. Inikan untuk kemajuan kota Medan, termasuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," terangnya.


Selaku putra daerah yang dipilih langsung oleh warga Kelurahan Sei Agul Medan, Antonius merasa tergerak untuk memberikan perubahan di kampung halamannya sendiri. Karena menurutnya, sejak dulu tidak pernah ada wakil rakyat yang merupakan putra daerah, sehingga kelurahan Sei Agul terkesan terbiarkan tanpa ada pengawasan.

Reporter : Amsari.

TerPopuler