Program Polisi Rindu Masyarakat Menuai Apresiasi dan Dukungan Tokoh Agama di Tanjung Balai

Jumat, 14 Agustus 2020, 12:19 WIB
Oleh Bern

PROFIL PUTU YUDHA PRAWIRA

AKBP Putu Yudha Prawira, S.I.K., M.H.
Tanjungbalai, Delinewstv - Lahir dari keluarga yang sederhana, putra pertama dari dua bersaudara buah hati seorang pelayan di salah satu hotel yang berada di Bali, Kota Denpasar, Bapak Wayan Sukaharja dan Ibu Ni Made Dartini.

Putu Yudha Prawira nama lengkap yang diberikan orang tua nya pada tanggal 21 April 1979 di Kota Denpasar Bali, yang berhasil lulus Akpol pada tahun 2000 silam dan salah satu siswa terbaik.

Hal yang sangat membanggakan di keluarga kecilnya, Putu Yudha Prawira yang akrab dipanggil Putu berhasil meraih cita-citanya lulus di Kepolisian dengan satu kali mendaftar kan diri setelah tamat SMA (Sekolah Menengah Atas) pada tahun 1997. Berhasil menyelesaikan Pendidikan Kedinasan Kepolisian tahun 2000, PTIK di tahun 2007 dan menyelesaikan pendidikan tinggi pascasarjana S2 di tahun 2013 di Universitas Brawijaya Malang dan diterima sebagai Akabri dan pendidikan kedinasan Kepolisian 2000, PTIK ditahun 2007, Pendidikan Umum S2 ditahun 2013 diuniversitas Brawijaya Malang dan lulus Pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (SESPIMMEN) Polri di tahun 2015.

Foto : Keberhasilan AKBP Putu Yudha (foto paling kanan memegang barang bukti samurai) saat menjabat Kasat Reskrim Polrestabes Medan
Setelah PTIK, dinas di Polda Kalteng dari tahun 2008 hingga tahun 2015 menduduki jabatan Kasubdit Renakta, Kasubdit Cyber Crim, Kasubdit Tipikor hingga mendapat tantangan ke Medan Sumatera Utara menduduki jabatan Kasat Reskrim Polrestabes Medan.  

Melihat rekam jejak Putu yang dulunya sebagai Kasat Reskrim Polrestabes Medan, merupakan anggota Polri yang sangat di kagumi sahabat dan di banggakan atasan dalam setiap tugas yang selalu berhasil dia lakukan. Putu nama panggilan sehari hari seorang sosok pemuda yang luar biasa dalam setiap karirnya dan cemerlang sewaktu jadi Tim Pegasus Reskrim Polrestabes Medan.

Foto: kunjungan Kapolres kepada warga di Kelurahan Sei Raja Kecamatan Sei Tualang Raso (11/5)

THE PIONEER OF THE CITY

Karir Putu sangat luar biasa bisa dilihat dari jabatan Kapolres yang Ia emban sekarang di Kota Tanjung Balai ini, menuai apresiasi warga masyarakat Kota Tanjung Balai dalam keberhasilannya mengatasi di tingkat Kriminal Curanmor, Curat, Narkoba, Pembunuhan, bahkan masalah TKI warga Tanjung Balai yang ingin pulang ke tanah air, Putu tetap aktif bahkan lebih peduli dan bertanggung jawab.

Putu, mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan ini sudah layak dijuluki sebagai “The Pioneer Of The City” itu ucapan dari beberapa masyarakat Kota Tanjung Balai.


PROGRAM POLISI RINDU MASYARAKAT (PRM)

Prestasi yang diraih Putu Yudha menjabat Kasat Reskrim Polrestabes Medan sosok perwira murah senyum tersebutpun mendapatkan amanah menjabat Kapolres Tanjung Balai berdasarkan surat mutasi yang dikeluarkan Kapolri kepada distribusi A KMA B dan C Mabes Polri dengan lampiran ST/2317/IX/KEP/2019.

Beliau mendapatkan amanah memimpin Kepolisian Resor Tanjung Balai Kota kerang,’Berlayar satujuan batambat satangkahan’ yang merupakan kota yang heterogen menggantikan AKBP Irfan Rifai pada bulan September 2019 lalu.

Di awal tugasnya, Putu mencanangkan program ‘Polisi Rindu Masyarakat (PRM)’ didukung dengan tehnologi informasinya prmpolrestanjungbalai.com

Program PRM yang dicanangkan pada bulan Oktober 2019 yang mempunyai Visi dan Misi membangun silaturahmi dalam menciptakan Kamtibmas di Kota Tanjung Balai

Disambangi awak media Delinewstv.com, Buya Gustami, S.Sos.I., M.M.Pd., selaku Pimpinan Al Jamiyatul Washliyah Kota Tanjung Balai menyebutkan, kehadiran program Polisi Rindu Masyarakat (PRM) yang dicanangkan atas gagasan Kapolres Tanjung Balai, AKBP Putu Yudha Prawira, S.I.K., M.H., sangatlah bermamfaat bagi masyarakat dan juga Polri, Rabu (12/8/2020).

"Polisi Rindu Masyarakat (PRM) program yang dicanangkan oleh Kapolres Tanjung Balai ini sangatlah baik, bahkan membuat masyarakat merasa nyaman dengan hadirnya program tersebut. Dalam hal ini pandangan saya merupakan program membangun silaturahmi dari yang dekat bertambah akrap dengan masyarakat,” ucap Buya Gustami.

Buya Gustami juga menambahkan, Program yang dicanangkan Beliau cukup menyita mata publik dan antusias di kalangan masyarakat, bahkan sempat viral di beberapa media sosial dan membawa nama baik di masyarakat, bahwa polisi menjadikan dirinya menjadi sahabat di tengah-tengah masyarakat, sehingga masyarakat mengenal aparat sebagai Penegak Hukum. Akan tetapi Kepolisian juga dikenal sebagai tempat penyelesaian masalah bahkan tempat curhat dan berbagi suka maupun duka. Dengan program tersebut menjadikan polisi sebagai  sahabat bagi masyarakat disegala kalangan.

Dalam program PRM, Buya Gustami sosok Al Jamiyatul Washliyah Kota Tanjung Balai memberikan apresiasinya kepada Kapolres AKBP Putu Yudha dalam kegiatan sosial amal dan kebaikan yang senantiasa memberikan perhatian dan kepedulian bagi masyarakat di Kota Tanjung Balai, seperti ada yang sakit dan bagi fakir miskin yang membutuhkan.

Dalam bertugas tidak memandang seragam dan jabatan yang dimilikinya. Beliau sosok polisi teladan, memberikan contoh kepada semua golongan di Kota Tanjung Balai.   

“Saya memberikan apresiasi Kapolres Tanjung Balai dalam kegiatan sosial kepedulian Polri kepada masyarakat,seperti menjenguk warga yang sakit, memberikan motivasi tanpa memandang Ras dan Golongan, akrab seperti sahabat, yang juga ditanamkan kepada seluruh personel di jajaran Polres Tanjung Balai. Seperti salah satu contoh bentuk perhatian Kapolres kepada warga di Kelurahan Sei Raja Kecamatan Sei Tualang Raso yang turun langsung sehingga mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Tanjung Balai,” tutur Buya Gustami.

“Beliau sosok humanis, murah senyum, walaupun masih muda namun berpengalaman dalam segala hal, membuat masyarakat selalu merindukan Polisi, khususnya di Kota Tanjung Balai,” tegas Buya Gustami.


TUGAS ADALAH AMANAH

AKBP Putu Yudha Prawira, S.I.K., M.H., adalah sosok Perwira Menengah yang tegas namun murah senyum dan humanis, serta bersahabat pada semua golongan tanpa memandang Suku dan Ras. sosok ayah yang dianugerahi tiga orang putri, yaitu Karina, Kirana dan Kenisha dan istri selaku ketua Bhayangkari cabang Tanjung Balai, ibu Ditha sangat dikagumi warga masyarakat Kota Tanjung Balai, penggagas Polisi Rindu Masyarakat dalam menciptakan Kamtibmas di Wilayah Kota Tanjung Balai yang juga dijuluki The Pioneer Of The City.


Sosok pemimpin yang juga sangat akrab dan bersahabat dengan insan Pers di Kota Tanjung Balai ini, selalu menyempatkan dirinya bertegur sapa kepada awak media.

Di ruang kerjanya saat dikunjungi awak media Delinewstv, Rabu (13/8) mengupas keberhasilan kepemimpinannya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga Kota Tanjung Balai, AKBP Putu Yudha berpesan tugas adalah amanah yang dipercayakan.

“Sudah jadi tugas kita yang memegang amanah dan jabatan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi tiap tiap individu masyarakat Kota Tanjung Balai. Jabatan itu adalah amanah dan bukan kekuasaan, jadi kita harus melakukan yang terbaik buat masyarakat yang kita pimpin,” pungkas Putu.



Artikel Lomba Karya Tulis Polres Tanjung Balai
Penulis : Ilhamsyah
Kontributor Delinewstv Asahan – Tanjung Balai
Artikel : Program Polisi Rindu Masyarakat
Editing : Bernard M

TerPopuler