Tari Bedana Adat Lampung Pesisir Marga Punduh Hampir Hilang Dalam Adat Saibatin.

Sabtu, 22 Agustus 2020, 05:33 WIB
Oleh Amsari

Pesawaran Marga punduh, Delinewstv.com - Tari Bedana adalah salah satu Tari Adat Lampung Pesisir, khususnya marga punduh. Yang keberadaannya saat ini hampir hilang dari Seni Adat Punduh, beberapa hari yang lalu kami Awak Media Delinewstv, mencoba untuk melakukan wawancara kepada beberapa Tokoh Adat, Jum'at 21 Agustus 2020

Pertama kali Guru yang mengajarkan Tari Bedana di Marga Punduh Buang Hapa Biyak pada Tahun 1980 an, dan salah satu Tari yang ada di Marga Punduh Lampung Pesisir adalah Tari sembah, Tari piring dan semua ini kurang ada perhatian dari instansi yang menaungi di bidangnya

Saat Awak Media mencoba menyambangi ke rumah Guru penerus Tari Bedana saat ini Hakim Sahidun Warga Desa Kekatang, " Ia mengatakan kepada Awak Media, selain Tari Bedana yang hampir hilang juga seni adat lainnya. Seni - seni budaya ini perlu di gerakkan di pekon - pekon antara lain : Tari Pedang (pencak silat) untuk menjemput Maju ( Pengantin Perempuan). Hakim Sahidun selaku Tetua Seni, mengharapkan kepada pihak yang menaungi di bidang Adat Pesisir Lampung ini agar dilestarikan supaya tidak hilang yang salah satunya Seni yang patut kita pertahankan. Ujarnya

Suku Saibatin atau Pesisir, menganut sistem kekerabatan ( Patrilineal ) atau mengikuti garis keturunan Ayah, meski demikian Suku Saibatin memiliki kekhasan dalam hal tatanan masyarakat dan tradisi
" Saibatin " bermakna Satu Batin atau memiliki Satu Junjungan.
Hal ini sesuai dengan tatanan sosial dalam Suku Saibatin, hanya ada Satu Raja Adat dalam setiap Generasi Kepemimpinan. Budaya Suku Saibatin cenderung bersifat ( Aristokratis) karena kedudukan Adat hanya dapat di wariskan melalui garis keturunan

Salah satu Adat Pesisir Saibatin adalah bentuk Siger ( Sigokh) atau Mahkota Pengantin, Suku Saibatin yang memiliki tujuh lekuk / pucuk siger ( Sigokh Lekuk Pitu).
Tujuh lekuk atau pucuk ini, melambangkan Tujuh Adok atau Gelar ( Adat)
Yaitu : Pangikhan - Batin - Khaja - khadin - Minak - Kimas - Layang

Masyarakat Adat Saibatin juga dinamakan Lampung Pesisir, karena sebagian besar berdomisili di sepanjang Pantai Timur, Selatan dan Barat
Serta juga tidak ada Upacara tertentu yang dapat mengubah status sosial seseorang dalam masyarakat jika tidak ada tetesan Penyimbang ( Garis Keturunan)

Reporter : Muzanni

TerPopuler