Walaupun Ada Permohonan Oknum Dewan, Kasatpol PP : Bangunan Tetap Dibongkar.

Kamis, 06 Agustus 2020, 07:14 WIB
Oleh Amsari

Medan, Delinewstv - Kasatpol PP Kota Medan, H. Syofyan meengatakan bahwa mereka akan melakukan
pembongkaran rumah warga di Jl.Mangkubumi atas permintaan Dinas Perkim, yang dinilai telah melanggar Perda. "Bangunan itu tanpa IMB dan letaknya di gang kebakaran. Terkait adanya oknum DPRD Medan 'ES' yang di-publish media massa, mengirimkan surat penundaan pengosongan dan pembongkaran rumah tersebut, gak akan mempengaruhi kita," ucap Sofyan.

Hal itu dikatakannya kepada wartawan beberapa saat sebelum rapat Pansus Covid 19 di gedung DPRD Medan, Selasa (4/8/2020). Meskipun adanya surat permohonan 'ES' itu, namun Satpol PP tetap melakukan pembongkaran bangunan rumah bermasalah itu.

“Ini tetap kita laksanakan karena  jauh-jauh hari sudah dijadwalkan. Karena, kita menerima permintaan resmi dari Dinas Perkim untuk melakukan pembongkaran bangunan rumah yang dinilai Dinas Perkim telah melanggar Perda. Bangunan itu tanpa IMB dan letaknya di gang kebakaran,” jelas Syofyan.

Ini sesuai perosedur dan penjadwalan serta sekedul. Ketika disinggung menyangkut dugan stempel palsu di atas surat permohonan tersebut, dirinya tidak tahu menahu tata laksana surat di DPRD Medan. ”Yang jelas surat permohonan itu menggunakan stempel,” tutur Sofyan.

Sebelumnya sebagaimana dilansir Delinewstv, baru-baru ini, Wakil Ketua Badan Kehormatan Dewan [BKD] DPRD Medan Burhanuddin Sitepu menegaskan, Satpol PP itu berfungsi sebagai eksekutor Perda.

“Jika proseduralnya sudah terlalui, Satpol PP tidak melihat siapa yang membuat surat, siapa menelepon. Itu harus  tetap dilaksanakannya. Perintah dibongkar, ya bongkar,” tegas Sofyan.

Reporter : Amsari

TerPopuler