Meskipun Ditengah Guyuran Hujan Warga Komat I Antusias Hadiri Reses III David Roni Ganda Sinaga.

Selasa, 01 September 2020, 08:58 WIB
Oleh Amsari

Medan, Delinewstv - Antusiasnya warga Kelurahan Komat I Kecamatan Medan untuk menghadiri undangan Reses III, masa Sidang III Tahun 2020 Anggota DPRD Kota Medan dari Dapil IV, David Roni Ganda Sinaga,SE yang dilaksanakan di Lapangan Barosokai (Depan Kantir Camat Medan Area) Jalan Rahmadsyah/Japaris Kelurahan Komat 1 Kecamatan Medan Area mendapat acungkan jempol dari wakil ini. Sebab, sebelum pelaksanaan Reses III tersebut dilaksanakan, hujan terlebih dahul UK menguyur sebagian wilayah kota Medan, termasuk lokasi Reses, sehingga pihak panitia sempat ragu jika warga tidak akan datang ke acara tersebut.

Namun, meski jadwal acara Reses III tersebut molor satu jam dari waktu yang ditentukan, David Roni Ganda Sinaga malah semakin semangat ketika mengetahui ratusan warga hadir diacaranya tersebut, " Tadi jam 4 sore, saya sudah beranjak menuju ke sini (lapangan Barosokai-red), namum karena hujan masih turun dan saat saya telepon situasi, tim mengatakan masih sedikit, namun setelah saya turun, begitu banyak warga yang hadir, walaupun rintik hujan masih berlanjut. Untuk itu, saya ucapkan terimakasih atas kehadiran Bapak dan Ibu semua atas undangan menghadiri pelaksanaan Reses III Sidang III Tahun 2020 ini," terang Wakil Rakyat yang duduk di Komisi IV DPRD Kota Medan ini.

Selanjutnya, setelah dibuka dengan doa, David Roni pun memulai acara dan meminta agar seluruh warga yang hadir di acara Reses III tersebut menyampaikan segala permasalahan maupun unek-unek terkait pengurusan admininstrasi kependudukan, KTP, KK maupun bantuan BLT,PKH dan lain sebagainya yang ada di wilayah Komat 1 Kecamatan Medan Area tersebut.

"Mari Bapak dan Ibu sekalian, disini saya hadir pada pelaksanaan Reses III ini untuk menampung dan menjemput Aspirasi masyarakat yang nantinya akan saya bawakan ke pimpinan untuk selanjutnya di Paripurnakan dan akan menjadi masukan bagi pemerintah kota Medan," ujar Politisi Partai PDI-P ini.

Pada sesi tanya jawab, salah satu Warga bernama Syahrial Tanjung mengaku Jalan Japaris Gg.Sekata sampai saat ini selalu banjir ketika hujan turun. " Dulu parit yng ada dibelakang rumah saya katanya mau diperbaiki, sebab dari situ juga banjir berasal, namun sampai sekarang tidak kunjung diperbaiki. Kalau hujan turun akan banjir sampai setinggi 1 meter, jadi saya mohon kepada Bapak Dewan untuk meneruskan aspirasi kami ini kepada Dinas di Pemko Medan," ujar Syahrial.

Sementara, Ida, warga lingkungan 24, Gang Dame Kelurahan Komat 1 mengeluhkan pengurusan pembuatan Kartu Keluarga (KK) di kantor Camat Medan Area. Selain itu, Ida juga mengaku bahwa sejak adanya bantuan Pemerintah pada Pandemi COVID-19 ini, ibu janda tersebut tidak pernah sekalipun mendapatkan bantuan dari pemerintah.

"Saya seorang janda, dan memiliki anak banyak, namun saya sangat susah sekali saat mau mengurus KK di kantor Camat Medan Area, pihak Kecamatan selalu mengatakan belum selesai dan membuat jawaban berbelit-belit, maka saya jadi malas dan tidak tahu lagi mengadu kemana, apalagi Camat nya sangat susah ditemui, bagaimana kami warga mau mengurus administrasi kami, sementara pelayanan di kantor Camat dan di kelurahan juga sama, tidak beres. Mengenai bantuan dari pemerintah, saya juga tidak pernah dapat, ntah bagiamana kepling mengurus warga, makanya saya utarakan ini di depan anggota Dewan Medan, Pak Roni Sinaga," terang Ida.

Selain itu, Ida juga mempertanyakan kepada perwakilan dari Dinas Sosial mengenai dana bantuan BST, sebab banyak warga Komat 1 tidak mendapatkan bantuan yang merupakan program dari pemerintah disaat pandemi Covid-19.

"Apakah warga Komat 1 tidak mendapatkan bantuan BST, sebab ketika kami pertanyakan ke kantor Lurah, pihak kelurahan menjawab dengan arogan, tidak ada hubungan BST dengan kelurahan, jadi kami warga mau mempertanyakan kemana lagi," keluh Ida lagi.

Menjawab keluhan dari perwakilan warga tadi, David Roni G Sinaga mengatakan saat melaksanajan reses III nya di Jalan Denai Gang Rukun kelurahan Tegal Sari, Roni mengaku banyak juga menerima keluhan warga. Menurut Roni itu tidak terlepas dari kinerja Kepala Lingkungan di daerah tersebut, sebab, banyak kepling yang malas bekerja, sementara menerima gaji dari pemerintah.

"Kepada Camat dan Lurah, saya berharap agar melakukan evaluasi terhadap bawahannya, termasuk kepada kepling-kepling yang kinerjanya tidak membantu masyarakatnya. Kepling saya sendiri karena tidak becus dan banyak warga mengeluh saja sudah saya pecat melalui Camat yang ditembuskan ke Plt.Walikota Medan. Jadi jika kepling tidak mampu bekerja, lebih baik mundur saja, masih banyak warga yang mampu bekerja seperti kepling," tegas Roni.

Menurut Roni, rumitnya pengurusan KK, dan KTO termasuk juga banyak nya masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah, tidak bisa hanya disalahkan Lurah dan Camat, namun perlu dicari tahu, apakah Kepling dilingkungan masing-masing peduli terhadap keluhan warganya. " Jika ada kepling yang malas bekerja dan tidak mau menganulir aspirasi warganya laporkan saja ke Lurah atau camat, atau adukan kepada saya, agar kita evaluasi, jika camat dan lurah tidak sanggup," ucap David Roni Sinaga dan disambut dengan tepuk tangan dari warga yang hadir.

Mengenai jalan rusak dan parit yang belum diperbaiki sehingga menyebabkan banjir, David Roni Sinaga mengatakan akan turun langsung kelokasi bersama dinas PU kota Medan.
" Kalau untuk parit yang sumbat, besok (selasa1/9) saya akan turun bersama dinas PU Medan untuk mengecek langsung. Silahkan tulis no HP Bapak agar tim kami bisa memberikabar saat kami akan turun," sebutnya.

Camat Medan Area, Hendra Asmilan menjawab pertanyaan dari keluhan warganya, bahwa selaku camat dia tidak pernah membatasi warga untuk datang menemuinya. " Mungkin ada miskomunikasi itu. perlu untuk diketahui kalau ruangan saya letaknya dibawah sebelah kanan, bukan di atas (lantai-1), jadi bagi bapak dan ibu sekalian yang masih ada terkendala pengurusan adiministrasi penduduknya silahkan datang ke kantor dan menjumpai saya, nanti saya akan arahkan kepada anggota saya sesuai keperluannya," terang mantan Camat Medan Denai ini sambil memberikan no HP nya kepada warga untuk disimpan.

Pihak dari perwakilan Dinas Sosial Medan, Rosdiana Siringo-ringo menjelaskan, bahwa sebenarnya tidak ada warga yang mendapatkan bantuan ganda. Memang pada saat Covid-19 karena urgen, sehingga bantuan diberikan saja melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tahun 2015, sehingga kurang akurat. Namun di bantuan tahap dua, karena ada juga bantuan sosial tunai, dan bersamaan turun, maka sempat terbagi beras dan ada yang sudah mendapat beras dapat bantuan BST.

"Karena beras sudah terlanjur diterima warga dan sudahpun dimakan, ya kita juga tidak mungkin meminta beras itu lagi, sementara nama sipenerima beras keluar sebagai penerima BST. Tapi ada warga yang sudah dapat beras dan bersamaan batuan BST turun, kita pisahkan, dan suruh pilih BST atau beras yang 20 kilo. Kalaupun ada warga yang mendapat beras namun juga mendapat BST jika beras belum diambil, maka kita akan batalkan berasnya," terang Ros.

Diakui Rosdiana, bahwa data PTKS yang dipakai saat ini adaah data kiriman tahun 2015 yang lalu. Meskipun pemko Medan sudah ada menganggarkan untuk pendataan ulang kembali seluruh warga kota Medan, namun karena situasi pandemi Covid-19, sehingga anggaran untuk melakukan pendataan tersebut di refocusing dan dialihkan untuk penanganan COVID-19.

" Kita berharap, tahun depan semua akan berjalan lancar, dan kita sama-sama doakan agar pandemi COVID-19 secepatnya segera berakhir," harapnya.

Diakhir pelaksanaan Reses III ini, David Roni kembali berpesan kepada warga, untuk tetap menjaga kesehatan di tengah pandemi virus corona. Meskipun keinginannya untuk bersalaman kepada seluruh konsituen yang hadir terhalang, bukan karena dirinya sombong ataupun tidak mau, namun agar saling menjaga satu dan yang lain. Roni juga mengucapkan terimakasih atas kehadiran pihak Dinas Pertamanan dan Kebersihan, Dinas Sosial Kota Medan, Dinas PU Kota Medan dan Camat Medan Area pada reses III tersebut.

Reporter : Amsari

TerPopuler