Polisi Berhasil Bongkar Ratusan Gram Jaringan Narkoba

Kamis, 03 September 2020, 13:06 WIB
Oleh Bern

Aceh Tengah, Delinewstv -  Dalam beberapa pekan di bulan agustus di tempat dan lokasi yang  berbeda dalam memberantas penyebaran dan memutus mata rantai jaringan narkotika di wilayah hukum Polres Aceh Tengah dimana Jajaran Satres Narkoba Polres Aceh Tengah kembali telah berhasil membekuk dua pengedar narkoba jenis shabu-shabu di dua tempat yang berbeda pada bulan Agustus lalu.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, S.I.K., dalam konferensi pers, Rabu (02/09/2020) bertempat di halaman apel Mapolres Aceh Tengah, mengatakan “di akhir Agustus lalu, pihaknya berhasil mengamankan dua orang pelaku pengedar barang haram jenis shabu-shabu seberat total 129.79 gram.

“Pelaku yang pertama kita amankan atas nama Indra Syahputra (33) tahun, dengan barang bukti 10,93 gram sabu yang berhasil diringkus pada (13/08/2020) di Kampung Mongal, Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah. Kemudian yang Kedua di tempat berbeda kembali diamankan atas nama Kholid Heryanto (38) tahun, dengan barang bukti 118,86 gram sabu-sabu yang ditangkap pada (28/08/2020) di Kampung Pantan Musara, Pegasing, Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah” Ujar Sandy Sinurat.

Dari kedua pelaku jelasnya lagi, atas perbuatan kedua pelaku tersebut dikenakan atau dijerat dengan Pasal UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Pasal 114 Ayat 2 Jo Pasal 112 Ayat 2 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun kurungan penjara.

Ditambahkannya lagi, pihaknya berkomitmen memberantas jaringan narkoba di wilayah Daerah Hukum Polres Aceh Tengah dan tidak akan memberi ruang kepada pelaku kejahatan narkotika di wilayah hukumnya

“Meski kedua jumlah tersangka tidak terlalu banyak jika dibandingkan dengan satuan wilayah lain, namun ini adalah salah satu bentuk komitmen kita untuk benar-benar memberantas peredaran barangharam di jajaran wilayah hukum polres aceh tengah,” tegas Sandy Sinurat.

“Sedikitpun kita berantas. Kita tidak menginginkan, kabupaten yang kita cintai ini menjadi tempat peredaran gelap narkotika, kita tahu di daerah lain mungkin peredaran narkotika lebih tinggi,” tambah Sandy Sinurat mengakhiri.

Guna untuk memberantas peredaran barang haram tersebut itu semua tidak luput dari peran serta masyarakat Kabupaten Aceh Tengah, jangan sampai narkoba merajalela di daerah dataran berhawa sejuk dan saling mengontrol anak dan keluarga di lingkungan tempat tinggal masing-masing guna terhindar dari penyalah gunaan barang terlarang tersebut.

Kapolres Aceh Tengah mengharapkan “kepada pelaku narkoba kalau masih tetap ingin menjalankan aktivitasnya di daerah Hukum Polres Aceh Tengah, maka akan berhadapan dengan tim kita. Itu komitmen kami,” tandas Sandy Sinurat. (Yan.H)

TerPopuler