Suami di Rutan, Istri Selingkuh, Bayi Hasil Hubungan Gelap Dikubur Hidup-hidup

Kamis, 03 September 2020, 12:30 WIB
Oleh Bern
Suami di Rutan, Istri Selingkuh, Bayi Hasil Hubungan Gelap Dikubur Hidup-hidup

Takengon, Delinewstv – Kepolisian Resor Aceh Tengah berhasil membongkar bayi yang dikubur hidup-hidup dari hasil pasangan yang bukan suami istri (pasangan gelap) yang sempat viral di media sosial.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, S.I.K., saat konferensi pers bersama wartawan mengatakan, kasus ibu telah yang tega menghilangkan nyawa bayinya yang baru saja di lahirkan tersebut lalu di kuburkan hidup-hidup beberapa hari lalu, yang dilakukan oleh sang ibu kandungnya sendiri akibat hubungan gelap dengan suami orang lain.

“Kejadian tersebut terjadi pada Senin, (31/08/2020), dimana seorang ibu yang berinisial SM (36), telah melakukan penghilangannyawa terhadap anak kandungnya sendiri yang baru saja dilahirkannya dan kemudian dikuburkan hidup-hidup. Bayi berjenis kelamin laki-laki, yang baru berusia 5 jam setelah dilahirkan,” Terang Sandy Sinurat, Rabu (02/09/2020) didampingi Kasat Reskrim, AKP Agus Riwayanto, S.I.K., M.H., bertempat di Komplek Polres Aceh Tengah.

Dalam penjelasannya, SM (36) marupakan ibu rumah tangga dan masih berstatus istri dimana suami SM saat ini sedang menjalani hukuman di Rutan Aceh Tengaha akibat kasus narkotika.

“Anak bayi laki-laki tersebut merupakan hasil hubungan gelap SM dengan SP yang juga berstatus suami dari orang lain,” ungkap Sandy Sinurat.

Sandy menjelaskan, “masyarakat kemudian mengetahui perbuatan SM, dan kemudian menyelamatkan bayi laki-laki tersebut yang pada saat itu masih dalam keadaan bernyawa, namun kemudian pada saat diperjalanan bayi tersebut meninggal dunia saat dilarikan kerumah sakit Datu Beru di Takengon.

Akibat dari perbuatan tersangka, SM (36) atas perbuatannya maka dikenakan Pasal UU RI No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Pasangan gelapnya juga sudah diketahui, dan masih dalam pengembangan pihak penyidik, kita akan panggil dan akan dimintai keterangan, kita lihat keterlibatannya apakah tindakan menyuruh melakukan ataupun membantu perbuatan itu,” demikian Kapolres Aceh Tengah, Sandy Sinurat mengakhiri keterangannya.

Sementara itu pelaku, SM (36) saat dimintai keterangannya oleh wartawan mengatakan dirinya menyesal melakukan perbuatan tersebut.
Ia pun mengatakan, bahwa pasangan gelapnya tersebut tidak mau bertanggung jawab atas bayi dari hubungannya itu, sehingga nekat menghabisi nyawanya dengan cara menguburkannya hidup-hidup terang SM menjelaskan perbuatannya yang tinggal penyesalan dan mempertanggung jawabkan perbuatannya di balik jeruji besi.(YH/TIM)

TerPopuler