Melaju Kencang Bawa 4 Karung Ganja, Avanza Dihujani Peluru

Rabu, 07 Oktober 2020, 23:10 WIB
Oleh Bern
Foto : 4 TSK seludupkan ganja berhasil digagalkan Polisi - Posmetropadang


Payakumbuh, Delinewstv
– Minibus jenis Toyota Avanza diduga membawa membawa narkoba jenis ganja sebanyak empat karung lebih melaju kencang di kawasan Ngalau, Payakumbuh menerobos polisi yang sedang menghadang. Personil Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Payakumbuh terpaksa menghujani peluru dan melakukan pengejaran pada Selasa (6/10/2020) sekira pukul 11:00 WIB.

 

Mobil tersebut yang diperkirakan berpenumpang 4 orang tersebut terhenti setelah menabrak sepeda motor yang sedang berhenti di traffik light. Pelaku di dalam mobil berusaha melarikan diri, namun upaya mereka berhasil digagalkan petugas. Setelah dilakukan pemeriksaan di dalam mobil, ditemukan ganja sebanyak tiga karung atau sekitar 100 kilogram.        

 

Kapolres Payakumbuh, AKBP Alex Prawira membenarkan atas penangkapan tersebut kepada awak media.

 

“Setelah kejar-kejaran yang cukup dramatis, akhirnya masing-masing Tersangka inisial EP(25), DAS (21), Vo (22) dan PD (24) berhasil diamankan beserta barang bukti 3 karung goni yang berisikan ganja diperkirakan seberat 100 kg, “ucap AKBP Alex Prawira.

 

Barang haram jenis ganja tersebut rencananya akan diedarkan di wilayah Payakumbuh, dan berhasil digagalkan Polisi.

 

“Rencananya Narkoba jenis ganja tersebut akan diedarkan di wilayah Payakumbuh, namun upaya tersebut berhasil kita gagalkan, “papar Alex  

 

Polisi terpaksa menghujani peluru untuk menghentikan Avanza yang melaju sangat kencang, namun para pelaku tidak menghiraukan dan makin melaju kecepatannya memasuki pusat Kota Payakumbuh dan berusaha mengelabui petugas dengan memasuki gang-gang di Kelurahan Ibuah, Kecamatan Payakumbuh Barat.   

 

Karena terperogok masuk ke jalan yang tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, tiga pelaku kemudian meninggalkan mobil yang mereka gunakan di halaman rumah warga berikut dengan tiga karung ganja. Ketiga pelaku melanjutkan pelariannya dengan cara berpencar.

 

Hampir dua jam melakukan penyisiran di kawasan itu, petugas menemukan dua pelaku yaitu EP dan DAS bersembunyi di rumah kosong dengan ditutupi kain. Tak lama berselang, petugas juga berhasil menangkap pelaku VO. Setelah itu, keempat pelaku bersama barang bukti 100 kg ganja yang dibungkus tiga karung, berikut dengan mobil Avanza dibawa ke Mapolres Payakumbuh untuk pengembangan kasus.

 

Kapolres Payakumbuh, AKBP Alex Prawira mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat akan ada pengiriman narkoba dengan jumlah besar dari Sumatra Utara ke Kota Payakumbuh menggunakan mobil Avanza BA 1329 RZ. Mendapatkan informasi itu, pihaknya kemudian melakukan penghadangan di Kawasan Ngalau Indah, Kota Payakumbuh untuk penghadangan.

“Beberapa jam menunggu, tim Satresnarkoba melihat mobil Avanza BA 1329 RZ yang dikemudikan EP bersama tiga rekannya melaju dari arah Ngalau menuju Kota Payakumbuh, sehingga dilakukan pencegatan, tetapi mobil Avanza yang dicurigai itu menerobos penghadangan petugas dan tancap gas dengan kecepatan tinggi,” kata AKBP Alex saat jumpa pers yang didampingi Wakapolres Kompol Jerry dan Kasat Resnarkoba, Iptu Desneri.

 

AKBP Alex menambahkan, karena tak terkendali, mobil yang mereka gunakan menabrak sepeda motor yang sedang berhenti di traffik light simpang By Paas Ngalau. Meski tidak menimbulkan korban jiwa namun pengendera sepeda motor sempat terjatuh dan mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya. Saat mobil akan masuk ke kota, satu pelaku melompat dari mobil, tetapi dengan mudah diamankan.

 

“Mobil yang tinggal tiga orang di dalamnya kita kejar kabur ke arah Ibuah. Mereka meninggalkan mobil di halaman warga dengan barang bukti tiga karung ganja diletakkan di bagian belakang. Dua orang bersembunyi di rumah kosong dan satu orang lagi di perumahan warga,” jelas AKBP Alex Prawira.

 

AKBP Alex menuturkan, para tersangka terbilang nekat, sebab anggota telah berulang kali memberikan tembakan peringatan dan bahkan sudah menembak mobil mereka, tetapi mereka tetap kabur dengan kecepatan tinggi dan hal itu sangat membahayakan bagi pengendara lain.

 

“Beruntung pengendara sepeda motor yang mereka tabrak hanya mengalami luka ringan. Empat orang pelaku sudah kita amankan saat ini bersama barang bukti 100 paket besar daun ganja. Tentunya, dari barang bukti yang sangat banyak ini pasti ada jaringan lain. Makanya kita akan terus kembangkan,” ungkap AKBP Alex.

 

Ditegaskan AKBP Alex, para tersangka mengakui membawa ganja kering dari Panyabungan, Sumatra Utara, menuju Kota Payakumbuh sesuai pesanan dari seseorang yang tidak dikenal dan rencana akan dijemput oleh seorang berinisial RK dengan panggilan orang gudang.

“Memang dari keterangan tersangka, barang ini dipesan orang yang tidak dikenalnya namun akan dijemput oleh seseorang berinisial RK. Yang bersangkutan masih DPO. Dan 100 paket besar ini memang rencana sesuai pengakuan tersangka akan di edarkan di Payakumbuh dan sekitarnya,” tambah tutup AKBP Alex. (Red)

 

Sumber posmetropadang.co.id

TerPopuler