Minum Kopi Sebelum Sarapan Dapat Mempengaruhi Glukosa Darah

Sabtu, 03 Oktober 2020, 19:44 WIB
Oleh Gugun Marpaung

Jakarta, DelinewstvDikabarkan dari tulisan Journal of Nutrition, di University of Bath baru-baru ini melakukan penelitian bahwa adanya dampak siginifikan antara meminum kopi setelah sarapan dan sebelum sarapan. Pada awalnya disebut melibatkan 29 pria dan wanita sehat yang menjalani eksperimen semalam dalam urutan acak.

Selanjutnya, pada kondisi acak pertama adalah partisan yang tidur malam dengan normal dan diminta mengkonsumsi minuman manis saat bangun pagi. Dibandingkan partisipan lain, adalah kelompok yang mengalami gangguan tidur saat malam (disini para peneliti membangunkan mereka setiap satu jam selama lima menit). Setelah pagi, partisipan yang diganggu itu, juga diberi minuman manis.


Dalam penelitian tersebut dilakukan oleh Tim dari Center for Nutrition, Exercise & Metabolism di University of Bath itu, juga menambah kategori kelompok lain, yaitu adalah partisipan yang mengalami gangguan tidur yang sama (terbangun sepanjang malam). Dimana minuman manis yang diberikan pada kelompok ini adalah kopi hitam yang kental, alih-alih dari jus atau semacamnya.


Hasil temuan ini, mereka menemukan jika gangguan tidur semalam disertai minuman manis, tidak memperburuk respons glukosa darah/ insulin saat sarapan. Khususnya jika dibandingkan dengan tidur malam yang normal. Jika sebaliknya, dengan kehilangan jam tidur selama satu jam atau beberapa kali dalam semalam, memiliki efek metabolik negatif, sehingga kurang baik jika mengkonsumsi kopi selepas bangun.



"Kami tahu bahwa hampir separuh dari kita akan bangun di pagi hari dan, sebelum melakukan hal lain, minum kopi secara intuitif semakin kita merasa lelah, semakin kuat kopinya,’’ kata Profesor James Betts, Wakil Direktur Pusat Nutrisi, Latihan dan Metabolisme di Universitas Bath mengutip Science Daily, Sabtu (03/10/2020).


Beliau menambahkan, penelitian ini penting untuk implikasi kesehatan yang lebih luas. Khususnya, hingga ada pengetahuan tentang apa yang terjadi dalam metabolisme dan darah manusia.


Rupanya, kopi hitam pekat yang dikonsumsi sebelum sarapan nyatanya dapat meningkatkan respon glukosa darah terhadap sarapan, hingga setengahnya atau 50 persennya. Meskipun survei tingkat populasi menunjukkan bahwa kopi dapat dikaitkan dengan kesehatan yang baik, penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa kafein berpotensi menyebabkan resistensi insulin.  



Terbukti, studi baru-baru ini mengungkapkan, pengobatan umum dengan minum kopi setelah tidur malam yang buruk dapat mengatasi masalah rasa kantuk. Tetapi, perlu dicatat jika meminum kopi setelahnya, juga dapat menciptakan masalah lain dengan membatasi kemampuan tubuh Anda untuk mentolerir gula dalam sarapan Anda.

Sebelumnya, peneliti utama, Harry Smith dari Departemen Kesehatan di Bath juga menegaskan, dari hasil penelitian, ada fakta jika satu malam merasa terganggu saat tidur, tidak akan memperburuk glukosa darah peserta terhadap minuman manis. Namun, memulai hari dengan minum kopi setelah tidur malam yang kurang baik, dapat memberikan efek negatif pada metabolisme glukosa bisa melonjak sekitar 50 persen.


Selanjutnya, penelitian menyimpulkan, meminum kopi di pagi hari akan lebih baik dilakukan setelah sarapan. "Masih banyak lagi yang perlu kita pelajari tentang efek tidur pada metabolisme kita, seperti seberapa banyak gangguan tidur yang diperlukan untuk mengganggu metabolisme kita dan apa implikasi jangka panjangnya, serta bagaimana olahraga, misalnya, dapat membantu mengatasi beberapa hal ini," kata Harry.



[red/rplbk.com]

TerPopuler