PT PAL Indonesia Dipercayakan Memperbaharui Kapal Perang KRI

Sabtu, 03 Oktober 2020, 21:29 WIB
Oleh Gugun Marpaung

Surabaya, Delinewstv
Saat ini PT PAL Indonesia (Persero) sedang menyelesaikan pekerjaan yakni mengupgrade Kapal Perang KRI (Kapal Republik Indonesia) Malahayati-362.

Kapal perang tersebut diproyeksikan untuk memperkuat jajaran Komando Armada (Koarmada) 3 di Sorong, Papua. Menurut penjelasan Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Budiman Saleh, bahwa KRI Malahayati-362 rampung menjalani program Mid Life Modernization (MLM) sehingga siap untuk beroperasi kembali mendukung armada TNI AL.


Selanjutnya MLM ini biasanya dilakukan pada kapal yang sudah mencapai batas umur ditentukan dan tahap modernisasi meliputi perbaikan instrumen, baik platform, sensor maupun senjata.


Direktur PT PAL Indonesia juga mengapresiasikan kepercayaaan dan dukungan yang diberikan Kementerian Pertahanan dan TNI AL kepada PT PAL Indonesia, baik dalam pembangunan maupun pemeliharaan dan perbaikan kapal perang.


Menurut Kepala Pusat Kodifikasi Badan Sarana Pertahanan (Puskod Baranahan) Kementerian Pertahanan Laksma TNI Yos Sumiarsa menjelaskan program MLM ini bertujuan meningkatkan kemampuan tempur KRI Malahayati-362 sehingga dapat kembali melaksanakan tugas operasional sesuai fungsinya dalam menjaga kedaulatan NKRI.



"Kami mengucapkan terima kasih kepada PT PAL Indonesia atas keberhasilan program MLM KRI Malahayati-362," kata Yos Sumiarsa, seperti dikutip dari Antara, (03/10/2020).


Begitu juga pendapat dari Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Laut Laksda TNI Mulyanto dalam kesempatan itu juga mengapresiasi PT PAL Indonesia sebagai galangan yang mampu menyelesaikan program MLM, terlebih di saat pandemi Covid-19. Program MLM KRI Malahayati-362 ini mencakup peremajaan ship platform, modernisasi CPP, serta sensor-senjata.


Program upgrade kapal perang tersebut meliputi, penggantian propulsi CODOG menjadi CODAD, diesel generator, dan pembaruan CMS, dibarengi dengan pelatihan kepada pengawak kapal TNI Angkatan Laut dalam pengoperasian dan pemeliharaan tingkat organik.



"Salah satu aspek yang menarik dalam proyek MLM adalah penggantian sistem penggerak combine diesel or gas turbine (CODOG) dan dimoderinasi menggunakan combine diesel and diesel (CODAD) melalui penggantian gas turbin dengan dua unit mesin diesel sehingga total menjadi empat mesin diesel yang menjadikan lebih powerful, stabil dan ekonomis," ungkapnya.


Program penyesuaian atau modernisasi dengan teknologi terkini juga dilakukan pada combat management system (CMS). "KRI Malahayati-362 juga mampu melaksanakan fungsi peperangan laut modern dan estimasi operasional selama 15 tahun ke depan," ungkapnya.




[red/lptn6.com]

TerPopuler