Ketua DPRD Minta Pemko Medan Perhatikan Nasib 48 PHL Dinas Pertanian dan Perikanan Medan

 

Medan – DELINEWSTV : Masalah 48 tenaga Pegawai Harian Lepas (PHL) Dinas Pertanian dan Perikanan Medan yang gajinya belum di tampung dalam APBD Kota Medan. Persoalan ini mendapat perhatian serius dari Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim,SE.

Bagi Hasyim, ke 48 tenaga PHL tersebut harus diberikan gaji yang penuh dan tetap di pertahankan. Sebab, tenaga mereka sangat dibutuhkan di lima (5) UPT milik Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Medan.

“Kerja mereka itu jelas dan nyata untuk membantu dinas dalam hal memvaksinasi hewan, pembibitan dan penyuluhan ke masyarakat . Justru yang perlu di pertanyakan, PHL pada dinas lain yang nota bene belum tentu jelas kerjanya buat masyarakat, dan masih di pertahankan,” ucap Hasyim kepada wartawan, Rabu 20 Januari 2021.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan ini menambahkan, agar Pemko Medan memperhatikan kebutuhan tenaga PHL pada setiap OPD. Sebab, keberadaan PHL juga dapat berpengaruh untuk peningkatan kinerja dan kualitas pada dinas tersebut.

“Kita minta agar Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman bijak agar menampung gaji ke-48 PHL tersebut. Karena keberadaan tenaga PHL itu masih di perlukan, untuk membantu kerja para ASN,” jelasnya.

Terpisah, Pengamat Anggaran Elfanda Ananda merasa heran, mengapa ke 48 PHL Dinas Pertanian dan Perikanan selama tiga (3) tahun gaji nya tidak ditampung pada APBD Kota Medan.

“Pemko Medan harus bertanggungjawab, bagaimana ke 48 PHL itu untuk membiayai kebutuhan hidup keluarganya. Kalau mereka tidak digaji. Dan mereka layak dipertahankan,” kata Elfanda.

Elfanda justru mempertanyakan sistem penganggaran di Pemko, sehingga lalai dalam memastikan upah PHL tersebut, sehingga tidak termuat. “Ini harus di telusuri penyebabnya,” pungkas Elfanda melalui pesan WhatsApp nya pada wartawan.

Menurut Elfanda, sistem anggaran yang dikendalikan Sekda Medan belum tepat. tentunya sudah ada pagu setiap OPD untuk PHL.
“Berarti ada yang tidak beres dalam aspek perencanaan anggaran di Pemko. Dan upah yang mereka terima pun dibawah UMP,” pungkasnya.

 

Reporter : Amsari

Hot News