Rajuddin Sagala : Sekolah Tak Patuhi Himbauan Pemerintah Cabut Izin Operasionalnya

Medan, DELINEWSTV – Terkait dibatalkannya pemberlakuan sekolah tatap muka secara langsung di awal tahun 2021 oleh pemerintah. Membuat beberapa pihak sekolah di Sumatera Utara, khususnya di Kota Medan. Baik sekolah negeri maupun swasta, mencoba melakukan hal-hal yang menyalahi aturan.

Hal ini yang menjadi perhatian serius salah satu Wakil Ketua DPRD Medan, H Rajuddin Sagala S.Pd.I. Menurutnya, pihak sekolah harus mematuhi himbauan dari Gubernur Edy Rahmayadi atas pelarangan tersebut. “Jangan sampai akibat memaksakan untuk sekolah tatap muka, murid dan wali murid yang dirugikan,” katanya kepada DELINEWS di ruang kerjanya, Selasa (5/1/2021).

Informasi yang sampai ke saya, lanjut Rajuddin, ada pihak sekolah memberikan selebaran dan di tanda tangani memakai materai oleh wali murid, untuk persetujuan sekolah tatap muka secara langsung.

“Kalau belum ada izin dari Gubernur, jangan di langgar, ya sudah patuhi saja. Kalaulah nanti dilakukan belajar tatap muka, ada murid yang terpapar covid-19, apakah pihak sekolah mau bertanggung jawab,” pungkasnya.

Ada salah satu poin di selebaran itu, sambung Politisi Partai PKS Kota Medan ini, pihak sekolah tidak bertanggung jawab apabila ada siswa yang tertular virus berbahaya ini.

“Coba bayangkan, murid yang terpapar covid pulang kerumah, dan menularkan ke anggota keluarga lainnya. Sudah pasti akan menambah jumlah korban baru. Hal ini dapat dicegah, apabila semua pihak mau mematuhi himbauan dari pemerintah pusat maupun daerah,” jelasnya.

Dan pemerintah juga harus tegas bertindak, untuk menyikapi hal ini. “Kalau ada pihak sekolah yang membandel, dan melanggar ketentuan dari pemerintah dalam hal belajar tatap muka. Beri sanksi keras, cabut saja izin operasional sekolah tersebut,” sebut Rajuddin.

Reporter : Amsari.

Hot News