Putri Mantan Presiden Mundur dari Komisaris Garuda, Ini Penyebabnya

DNN | Jakarta — Putri mantan Presiden ke empat RI, Zannuba Arifah atau Yenny Wahid mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Komisaris Independen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Melansir dari unggahan Twitter nya @yennywahid,” Hari ini saya datang ke Kementerian BUMN untuk resmi menyampaikan surat pengunduran diri dari Garuda Indonesia,” tulis Yenny dalam Twitter nya, Jumat (13/8).

Hal ini dilakukannya agar Garuda Indonesia bisa melakukan efisiensi biaya lebih besar. Hal ini khususnya dalam hal gaji untuk dewan komisaris.

Akibat pandemi, maskapai kebanggaan kita, @IndonesiaGaruda mengalami penurunan pendapatan drastis. Untuk penghematan biaya, saya memutuskan mengundurkan diri dari posisi komisaris independen.

Semoga hal ini bisa membantu meringankan Garuda. #GarudaIndonesia#kebanggaanindonesia pic.twitter.com/z8yoj6ZDGG

“Memang sedih sekali tapi ini adalah upaya kecil saya untuk membantu Garuda Indonesia, untuk efisiensi dan tekan biaya yang selama ini terus membebaninya,” ujar Yenny.

Ia mengaku mulanya segan untuk masuk di jajaran dewan komisaris Garuda Indonesia. Namun, ia langsung jatuh cinta ketika menjadi salah satu komisaris pelat merah tersebut.

“Sedih meski awalnya agak setengah segan untuk masuk Garuda Indonesia tapi ternyata begitu di dalam malah jatuh cinta meski masalahnya seabrek-abrek,” jelas Yenny.