Diduga Calo yang Bawa Kabur Uang di Sekitar Satlantas Polrestabes Medan Belum Di Tangkap

DNN|Diduga calo yang menggasak uang Syawaluddin disekitar Kantor Satlantas Polrestabes Medan Belum Tertangkap, Senin (11/10/2021) siang.

Kanit Regident Satlantas Polrestabes Medan, Iptu Andita Sitepu menyebutkan kepada awak media ketika di konfirmasi via WhatsApp bahwa calo yang melakukan penipuan tersebut bukan calo, melainkan penipu.

Itu bukan calo bang tapi penipu,saya sudah jumpa dengan korban, namun korban pun tidak hafal pelakunya, jadi kami sulit untuk menangkap pelakunya bang, ” ungkapnya.

“Kami sampaikan, bila ada masyarakat mau membutuhkan pelayanan terkait permohonan pembuatan SIM agar langsung memohon sendiri dan diikuti prosedurnya, bila ada yang mau ditanyakan langsung, tanya kepada petugas. Namun demikian, bila ada msyarakat yang merasa dirugikan baik diluar Satlantas ataupun dilingkugan Satlantas agar laporkan segera ke kami, hingga kita bisa fasilitasi proses sesuai aturan hukum yang berlaku, kami tetap melakukan upaya pencegahan diluar Satlantas dengan membuat himbauan suara dan tulisan dan menempatkan petugas provost juga diluar untuk tetap berpatroli, ” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan Media¬† “Medan.indonesiasatu.co.id” Sungguh malang nasib Syawaluddin, pria berusia 64 tahun menjadi korban penipuan oleh calo yang berada di depan Satlantas Polrestabes Medan, Selasa (5/10/2021) Sekira pukul 13:30 Wib.

Kronologi kejadian disebutkan kepada awak media Selasa 5 Oktober 2021, pada saat korban ingin memperpanjang SIM Bll umum, pelaku (calo) mengikutinya dari belakang dan menawarkan untuk menawarkan jasa kepengurusan perpanjangan SIM.

“Dari Simpang sini saya diikutinya, saya diarahkan calo untuk melengkapi berkas, disuruh fotocopy KTP, disuruh urus surat keterangan hasil pemeriksaan psikologi pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) dan disuruh urus surat kesehatan, ” sebutnya.

Setelah selesai melengkapi berkas, korban diminta untuk tetap menunggu di simpang 3, tepatnya di sebuah fotocopy. Sedang calo menyebutkan kepada korban akan menjumpai orang dalam yang bisa menguruskan perpanjangan SIM B ll Umum.

“ini orangnya ketepatan jam makan pak, biar saya jumpai orangnya di rumah makan, ” kata korban menirukan ucapan calo.

Ketika si korban meminta untuk ikut, pelaku calo memerintahkan kepada korban untuk menunggu disini aja ( fotocopy simpang 3).

Calo tersebut meminta uang sebesar 950 untuk pengurusan perpanjang SIM B ll Umum.

Akhirnya korban merasa tertipu, lantas korban masuk kedalam menjumpai petugas Satlantas Polrestabes Medan, setelah menanyakan berkas atas nama Syawaluddin, petugas menjawab bahwa tidak ada berkas yang masuk atas nama tersebut.

Ketika menjumpai awak media, Syawaluddin mengharapkan agar pihak Satlantas Polrestabes Medan dapat menangkap calo tersebut dan mengembalikan uangnya.

“Harapannya agar uang dikembalikan, semoga ditertibkan, dan tidak ada lagi calo di situ, ” harapnya.

Dibeberkan korban bahwa ciri – ciri pelaku bertubuh Kurus, kecil, hitam dan rambutnya agak gimbal, sedangkan gigi agak geripis.

Terpisah, Kasubdit ll Ipda Silitonga GW menyebutkan kepada awak media bahwa sebenarnya yang melakukan itu bukan calo, kalau calo itu ada hubungan di luar dan didalam, beda dengan yang satu ini, ” ucapnya.

Lebih lanjut, “itu penipu, kalau memang calo orangnya pasti disitu, sesudah terima uang orang nya pasti disitu, tetapi kalau penipu ini, satu mingu, dua Minggu tidak akan ada disini, ” tegasnya.

“Kami tekankan dan kasat juga mengultimatum seperti itu, barang siapa anggota disini yang berhubungan dengan anggota diluar, maka tanggung resiko, ” tegasnya.

“Kami pun begitu, kami setiap hari itu melakukan himbauan, biar dilihat kami itu tidak melindungi calo, “tuturnya.(021/DNN)