David Roni G Sinaga Pimpin RDP Bersama Dinas DPM-PTSP

 

Medan – DNN: Anggota DPRD Medan, David Roni G Sinaga,SE meminta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) kota Medan, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang sedang mengurus perizinan di dinas tersebut.

“Apalagi target dari dinas perizinan kota Medan, dikatakan oleh Plt.DPM PTSP, Renward Parapat untuk tahun 2022 adalah sebesar Rp 139,995.8298 miliar dari sebelumnya sebesar Rp 37,6 miliar lebih,” katanya saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP), diruang rapat komisi IV DPRD Kota Medan, Selasa (23/11/2021).

Politisi muda PDI-P Kota Medan ini pun berharap, apa yang sudah ditargetkan dapat terlaksana dan terealisasi nantinya.

Sementara itu, pada pemaparan awalnya, Plt.DPM-PTSP kota Medan, Renward Parapat mengatakan, akan membutuhkan anggaran sebesar Rp.3 miliar untuk membenahi dan melengkapi infrastruktur pelayanan di kantor, seperti penambahan unit komputer, penambahan daya listrik.

“Sejak 2 Minggu dipercaya sebagai Pelaksana Tugas, saya akui memang kantor membutuhkan komputer terbaru untuk mendukung kinerja pengurusan perizinan seperti gambar dan lainnya. Karena, komputer yang ada sekarang, masih komputer dengan spek lama,” jelasnya.

Untuk daya listriknya, sambung Renward Parapat, kantor DPM-PTSP Kota Medan sangat membutuhkannya. Apalagi saat ini, kekurangan daya yang menyebabkan seringnya lampu mati.

“Target PAD tahun 2022 sebesar Rp 139,995.8298 miliar ini didapat, dari pembayaran tunggakan pajak Center Point, dan dari retribusi yang belum dibayarkan. Karena belum melengkapi perizinan. Kami yakinkan ditahun depan, akan banyak pernohonan izin yang dikeluarkan,” ucapanya.

Sementara itu, Indri Meiyanti, Kabid PTRPLH mengatakan, dari bidang tata ruang yang menjadi panduan RTRW sudah ada perubahan. “Diharapkan beberapa izin yang tidak bisa dikeluarkan, dengan adanya perubahan Tata Ruang, maka izin-izin yang terkendala sudah bisa dilanjutkan,” terangnya.

Sedangkan Sukamto dari Fraksi (PAN)dan Antonius Devolis Tumanggor (NasDem) mempertanyakan perusahaan yang terutang, seperti Center Point. Seharusnya agar target tercapai, fasilitas infrastruktur terlebih dahulu dibenahi. “Apakah ketika center Point sudah selesai ditargetkan, harus dibebankan berapa lagi. Benar kata Walikota Medan, harus ada target PAD. Melihat besarnya kota Medan, seharusnya PAD nya juga besar,” tandas Sukamto.

Menjawab hal ini, Renward menyebut, bahwa salah satu target mereka adalah Mall Center Point. “Saya ingin kemudahan pelayanan dapat terjalin. Pak Wali Kota Medan pesan kepada saya, agar pelayanan di dinas DPM-PTSP supaya dapat lebih ditingkatkan,” imbuhnya.

Agar pelayanan dapat tetap ditingkatkan, lanjutnya lagi, dinas DPM-PTSP kota Medan membuat program Kamis Ceria dan Jumat Solusi. “Untuk sementara, kami akan beli 7 unit komputer yang dibutuhkan untuk peningkatan pelayanan di kantor kami,” pungkas nya.

Reporter:Amsari